Connect with us

Politik

Kemah Relawan Pengawas Pemilu Sasar Pemilih Pemula

Diterbitkan

pada

Pembukaan kegiatan Kemah Relawan Pengawas Pemilu Foto: rendy

MARTAPURA, Pagelaran Kemah Relawan Pengawas Pemilu dengan bertema “Bersama Gerakan Pramuka Melestarikan Budaya, Membumikan Semangat Bela Negara demi Mewujudkan Demoksasi dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum Tahun 2019” dilaksanakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalsel, resmi dibuka Sabtu (8/12). Kegiatan ditandai upacara pembukaan yang dilaksanakan oleh seluruh peserta bina damping dan tamu undangan hingga Bawaslu Kabupaten/Kota Kalsel, di Bumi Perkemahan Darul Hijrah Putra, Jl Cindai Alus, Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Dalam acara yang di ikuti oleh 300 peserta pramuka dari berbagai daerah di Kalsel, Ketua Bawaslu Iwan Setiawan mengatakan, pihaknya mengekedepankan anggota pramuka yang merupakan pemilih pemula. Mereka akan dibekali oleh Bawaslu Kalsel dengan pengawasan-pengawasan pemilu sehingga dapat mengetahui dan membantu Bawaslu dalam tugas pengawasan pemilu 2019.

“Sebagai pemilih pemula yang suci hati dan otaknya ini akan kami bekali dengan pengawasan-pengawasan pemilu sehingga dapat membantu Bawaslu selama pemilu,” harapnya.

Anggota Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banjar Dina Mairisa mengatakan, dalam kegiatan ini menurunkan 8 anggota putra dan 8 anggota putri beserta 1 pembimbing. Ia berharap melalui Kemah Relawan Pengawas Pemilu dirinya bersama teman-temannya mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang baru, sebagai pemilih pemula.

“Kami berharap ini bisa menjadi pengalaman baru bagi kami sebagai pemilih pemula dan semoga Indonesia lebih maju lagi berkat adanya Bawaslu,” ujarnya.

Ketua panitia kegiatan Doddy Yulihartono mengatakan, Sebanyak 300 peserta pramuka dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan ikut meriahkan kegiatan ini dengan bertujuan menggalang peran serta pramuka sebagai pemilih pemula untuk terlibat dalam pengawasan pertisipatif.

“Melalui kegiatan ini pemilih pemula kita berikan materi biar mereka tahu bagai mana mengawasi dan berjalannya pemilu. Sehingga mereka ada ilmunya dan cerdas dalam mengawasi pemilu dan apa bila ada penyelewengan dalam pelaksanaan pemili mereka dapat melaporkan langsung ke Bawaslu Kalsel,” akunya.

Melalui kesempatan ini, lebih jauh Doddy menjelaskan berbagai kegiatan dilakukan pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Mulai upacara pembukaan, pemberian materi pengawasan, lomba karikatur, dan lomba shelfi booth, api unggun, dan bermacam kegiatan lainnya.

“Intinya harapan kita, mereka para peserta sebagai pemilih pemilih pemula setelah mengikuti kegiatan ini dapat berpikir kritis dan cerdas dalam pelaksanakan pemilihan umum di tahun politik ini sehingga dapat berpartisipasi dalam menolak mony politik, ujaran kebancian, hoax, sehingga dapat mencerdaskan pemilih pemula,” pungkasnya. (rendy)

Reporter: Rendy
Editor: Cell

Bagikan berita ini!