Connect with us

Kota Banjarbaru

Kampung Pelangi Bakal Punya Lokasi Kuliner yang Buka Malam Hari

Diterbitkan

pada

Wisata kampung pelangi bakal menghadirkan kuliner di malam hari Foto : rico

BANJARBARU, Salah satu destinasi wisata kota Banjarbaru, yakni Kampung Pelangi digadang-gadang akan menjadi magnet bagi masyarakat untuk menikmati suasana malam hari. Sebab, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru kembali mewacanakan untuk mendirikan Kampung Kuliner Kemuning atau disingkat K3.

Rencananya, K3 ini akan berlokasi di bantaran Sungai Kemuning Banjarbaru. Hal ini mengingat destinasi wisata unggulan kota berjuluk Idaman ini, intensitas pengunjungnya terus menurun bahkan dialihfungsikan ke hal-hal yang negatif ketika malam hari.

Alhasil, Pemko melalui Kecamatan dan Kelurahan bersama warga yang tinggal di bantaran sungai ingin menggagas ide dengan dibuatnya K3.

Mengulas konsep dan regulasinya, Camat Banjarbaru Selatan, Indra Putera selaku pemangku kepentingan di wilayah Kemuning menjelaskan bahwa K3 akan mulai dibuka  dalam waktu dekat. Bahkan, disebutnya akan diupayakan dioperasionalkan bulan September mendatang. “Insya Allah jika semua sudah rampung kita harapkan September mulai beroperasi. Konsepnya, ini pelaku usaha kulinernya dari warga bantaran sungai Kemuning sana,” katanya.

Pengelolaanya K3, kata Indra, akan sepenuhnya diserahkan oleh warga warga sekitar melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). “Saat ini lurah di Kemuning sudah mengumpulkan siapa saja warga yang terlibat di Pokdarwis ini. Setelah itu akan diserahkan ke Disporabudpar untuk di SK-kan. Kalau itu (SK) sudah keluar, maka bisa segera beroperasi,” katanya.

Keberadaan K3 dipastikan tidak akan mengganggu alur pejalan kaki di trotoar Kemuning karena hanya akan beroperasi selepas Salat Magrib atau malam hari. Warga yang berdagang nantinya juga memiliki tanggung jawab untuk membersihkan sampah yang ada, sehingga siang harinya Kampung Pelangi dapat dinikmati pengumjung yang datang.

Secara konsep, K3 akan memfasilitasi warga yang ingin mencoba usaha kuliner malam. Letaknya di trotoar Sungai Kemuning yang telah disiring. Warga dibebaskan membawa rombong atau pondok kulinernya.

Untuk luasannya, Indra memperkirakan bisa membentang dari 200-300 meter. Ia pun berharap karena murni dikelola secara swadaya oleh masyarakat, di awal beroperasi bisa tembus 10-15 pedagang kuliner. “Kita awal-awal tak muluk-muluk, yang penting bisa beroperasi dahulu. Kalau ke depannya, ada wacana mau mengajukan proposal ke pihak ketiga. Namun akan kita evaluasi dulu perkembangannya,” ujarnya.

Untuk target pasar, K3 ujar Indra menyasar para mahasiswa maupun remaja yang kerap menikmati malam Kota Banjarbaru. Lantaran ia melihat selama ini tempat makan dan kumpul anak muda di Banjarbaru hanya terfokus di sekitaran Murjani.

“Kita juga imbau agar harga kuliner yang disajikan ramah kantong. Sehingga membuat orang kepingin berkunjung dan mencicipi kulinernya. Kita juga ingin memecah massa yang selama ini terpatok hanya di Murjani, karena bantaran Kemuning ini punya pptensi untuk dijadikan tempat santai malam,” bebernya.

Gagasan dibuatnya lokasi kuliner di Kampung Pelangi diharapkan dapat menambah daya gedor pariwisata di Kemuning juga sebagai solusi mengangkat ekonomi kerakyatan yang ada di sekitaran tempat wisata. (Rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->