Connect with us

Barito Selatan

Kabut Asap, Dinkes Barsel Siapkan 12 Rumah Oksigen untuk Masyarakat

Diterbitkan

pada

12 rumah oksigen disediakan oleh Dinas Kesehatan di Barsel. Foto: digdo

BUNTOK, Terkait kabut asap yang semakin tebal menyelimuti Kota Buntok, Dinkes Barsel melakukan sejumlah antisipasi. Di antaranya menyiapkan 12 rumah oksigen bagi warga yang mengalami sesak napas akibat kabut asap.

Kepala Dinkes Barsel dr Djulita K Palar mengatakan, dalam mengantisipasi kabut asap yang semakin tebal bagi warga yang sudah sangat kesulitan bernapas, pihaknya mendirikan 12 rumah sehat oksigen.

“Kita telah mendirikan 12 rumah oksigen atau ruang yang menyediakan oksigen murni secara gratis bagi warga yang memang sudah kesulitan bernapas,” kata pria yang akrap disapa Djul kepada Kanalkalimantan.com, di kantornya Kamis (19/9).

Ia juga mengatakan, untuk 12 rumah oksigen ini didirikan di tempat fasilitas kesehatan desa. Adapun untuk 12 rumah oksigen yang didirikan ini 10 di antara sudah siap sedia dan 2 masih dalam tahap persiapan yang diperkirakan paling lambat besok sudah siap sedia dan dapat melayani pasien.

Adapun 10 rumah oksigen yang sudah siap sedia antara lain, RSUD Jarse, Puskesmas Bangkuang, Puskesmas Tabak Kanilan, Puskesmas Pendang, Puskesmas Bantai Bambore, Puskesmas Babai, Puskesmas Jenamas, Puskesmas Patas, Puskesmas Sababilah, Puskesmas Baru dan 2 Puskesmas yang masih dalam tahap persiapan Puskesmas Buntok dan Kalanis.

“Jadi bagi warga yang berada diwilayah rumah oksigen yang ada ini, bila memang sudah sangat kesulitan bernapas, silahkan kunjungi rumah oksigen yang ada dengan pelayanan secara gratis,” tegas Djul.

Ia juga mengungkapkan terkait jumlah penderita ISPA di Barsel menurut data untuk Bulan Agustus mengalami peningkatan dari Bulan Mei dan Juli dengan jumlah 2616 penderita dan Bulan September masih belum ditotal namun diprediksi akan mengalami peningkatan dari bulan Agustus. “Untuk bulan ini masih belum dilakukan penotalan secara penuh, namun kita prediksi dengan kabut asap yang semakin tebal akan mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya,” jelas Djul.

Ditambahkan olehnya sekaligus mengimbau kepada masyarakat Barsel, kiranya dengan kabut asap yang semakin tebal ini bila beraktivitas di luar bisa menggunakan masker dan juga lakukan pola hidup bersih dan sehat.

“Kurangi aktivitas di luar, perbanyak konsumsi yang bergizi dan lakukan pola hidup bersih dan sehat dalam mencegah dari penyakit ISPA terkait kabut asap yang kian tebal melanda kota Buntok,” pungkas Djul.(digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->