Connect with us

HEADLINE

‘Gestur Politik’ Petahana Bersama Sekda Depan Balai Kota, Jaya Gandeng Said Abdullah?

Diterbitkan

pada

'Gestur politik' Darmawan Jaya Setiawan (kiri) bersama Sekda Banjarbaru Said Abdullah (kanan) di depan Balai Kota, Senin (17/8/2020). foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Langkah politik calon petahana Darmawan Jaya Setiawan pasca wafat Nadjmi Adhani dalam kontestasi lima tahunan di kota Banjarbaru tampaknya terlihat meski samar. Wakil Wali Kota Banjarbaru ini memastikan tetap melanjutkan pertarungan dalam Pilkada 2020 Kota Banjarbaru.

Meski belum memutuskan bakal menggandeng siapa yang menjadi pendampingnya, tapi tanda-tanda siapa bakal pendamping secara tidak langsung diperlihatkan ke publik.

Ya, meski Jaya tak secara jelas menyebut siapa bakal calon pendamping, kepada awak media saat jumpa pers usai memimpin upacara HUT ke-75 RI, Senin (17/8/2020) pagi, Jaya didampingi Said Abdullah -Sekda Kota Banjarbaru-.

Dilihat dari ‘gestur politik’, Darmawan Jaya Setiawan sepertinya ingin menunjukkan dirinya akan berpasangan dengan Said Abdullah pengganti Nadjmi Adhani.



Di hadapan awak media posisi berdiri Jaya berada di sebelah kanan, sementara Said Abdullah berada di sebelah kiri teras Balai Kota Banjarbaru. Tanpa menyebut, siapa yang bakal menjadi orang nomor satu dan orang nomor dua.

Jaya mengungkapkan bahwa ia akan terus melanjutkan pecalonan pada Pilkada 2020 Kota Banjarbaru sebagai bentuk kecintaan terhadap almarhum Nadjmi Adhani.

Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan. foto: rico

“Kita masih berduka atas berpulangnya Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani. Saya yakin semua cinta beliau dengan merasakan duka yang mendalaman. Salah satu kecintaan yang lain, saya kira beliau akan berbahagia apabila saya melanjutkan cita-cita beliau yakni menjadikan Banjarbaru lebih baik,” katanya kepada awak media.

Jaya meneritakan, di masa-masa perawatan koleganya tersebut, ia mendapatkan pesan terakhir dari Nadjmi Adhani. Pesan singkat penuh makna itu diyakini Jaya bahwa kewajiban untuk melanjutkan roda pemerintahan di Kota Banjarbaru, kini ada ditangannya.

“Beliau mengucapkan saya adalah sahabatnya dunia maupun akhirat. Itu pesan pak Nadjmi untuk saya. Jadi saya meyakini kewajiban ada di tangan saya, untuk melanjutkan perjuangan apa yang kemarin belum sempat kami kerjakan. Tentu untuk melanjutkan perjuangan ini, membutuhkan segenap dukungan masyarakat,” jelas Jaya.

Dengan keputusan Jaya untuk melanjutkan pencalonan di Pilkada Banjarbaru, artinya menyisakan satu tanda besar saat ini. Yakni, siapa sosok yang akan digandeng Jaya saat pencalonan nantinya?.

Menjawab pertanyaan itu, Jaya mengatakan saat ini semuanya masih berproses. Tatkala saat di rasa waktunya cukup tepat, ia akan mengumumkan siapa sosok yang digandengnya untuk maju di panggung Pilkada Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->