Connect with us

Politik

Erick Thohir Bicara Optimisme Saat “Ngopi Baimbai” di Taher Square

Diterbitkan

pada

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Paslon 01 Erick Thohir Foto : mario

BANJARMASIN, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Paslon 01 Erick Thohir menyempatkan diri untuk singgah ke Taher Square dalam agenda “Ngopi Baimbai” bersama H Sahbirin Noor, Sabtu (26/1) sore.

“Saya rasa begini, kalau kita dibangun berdasarkan rasa pesimisme kita akan menjadi bangsa yang kerdil,” ujarnya.

Dari sudut pandang bisnis, ia mencontohkan infrastruktur negara yang sudah dibangun di mana-mana, baik yang dibangun sendiri atau kerja sama dengan negara lain. “Tapi itu tidak bisa di-dikotomi utang atau tidak utang, sama saja,” lanjutnya.

Dalam memulai usaha, pasti akan ada yang disebut modal dan utang. Untuk utang negara, ia mengatakan agar jangan disalah artikan. Karena utang tersebut adalah utang yang produktif. Ditambah lagi utang Indonesia masih jauh di bawah rata-rata, jika dibandingkan dengan negara lain yang sedang membangun. Utang Indonesia, jauh dibawah rata rata.

Belum lagi utang ini digunakan untuk investasi yang menurutnya sesuai. Akan salah jika utang tersebut digunakan untuk hal-hal yang konsumtif. Dari perspektif itulah dia berharap agar warga harus membangun posisi Indonesia dengan baik.

“Kalau kita dibangun dengan ‘Indonesia akan bubar’, ‘Indonesia akan pecah’, sekalian saja Kalimantan merdeka, Bali merdeka. Jadi apa (guna) yang dilakukan pemuda Indonesia tahun 1928 dan Seokarno pada tahun 1945?,” bebernya.

Kesenjangan kelas antar kaya dan miskin juga menjadi perhatian Erick Thohir agar masyarakat sadar bahwa cara untuk melawannya adalah dengan tidak terpecah belahnya masyarakat di dalam rasa pesimis.

Sementara itu, H Sahbirin Noor mengingatkan warga Kalsel agar selalu bergerak dan jangan pernah bermalas-malasan demi melawan kesenjangan dan pesimisme. Ditambah lagi, usaha pemerintah dalam mengembangkan objek pariwisata Banua adalah salah satu upaya dalam membantu perkembangan ekonomi pengusaha baik kecil, menengah, dan atas dalam melawan kesenjangan yang ada. (mario)

Reporter : Mario
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 4
    Shares