Connect with us

Politik

Dorongan ‘Angin’ Pilgub Bawa Perahu PAN Banjarbaru Condong Merapat ke Aditya-Iwansyah

Diterbitkan

pada

Pasangan Aditya-Iwansyah mendaftar di PAN Banjarbaru Foto: rico

BANJARBARU, Kontes adu rayu untuk meminang dukungan Partai Amanat Nasional (PAN), dilakukan kedua pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru yakni,  Nadjmi Adhani-Darmawan Jaya Setiawan dan Aditya Mufti Ariffin-AR Iwansyah, pada Kamis (29/11) ini. Namun, dorongan ‘angin’ Pilgub akan membawa perahu PAN Banjarbaru merapat ke kubu penantang.

Ini memungkinkan, karena wacana duet Sahbirin bersama Muhidin (Ketua DPW PAN Kalsel) pada Pilgub 2020 nanti, pastinya akan berimbas pada peta dukungan koalisi di kabupaten/kota. Dimana pasangan Aditya-Iwansyah, merupakan kandidat yang didukung PPP-Golkar. (Baca: Duet Sahbirin-Muhidin di Pilgub Kalsel, dari Rival jadi Pasangan?)

Mendaftar ke PAN Banjarbaru, pasangan penantang Aditya-Iwansyah kompak mengenakan baju batik. Keduanya yang secara langsung mengembalikan berkas pendaftaran ke DPD PAN Banjarbaru, dengan menyertakan ‘surat cinta’ PPP terkait rekomendasi dukungan terhadap pasangan penantang.

Tentu saja, hal ini dengan maksud menegaskan kepada PAN bahwa pasangan penantang telah mengantongi 4 kursi PPP di DPRD Banjarbaru dan memiliki akses yang mulus di jalur Parpol.

Aditya mengatakan Surat Keputusan (SK) dari PPP tersebut menjadi modal pertama bagi dirinya dan Iwansyah untuk maju di Pilkada Banjarbaru. Dirinya juga berharap dengan adanya kesamaan Ideologi dengan PPP, dapat menjadi pertimbangan bagi PAN untuk mengusung dirinya.

“PAN ini salah satu partai yang berafiliasi dengan agama. Sama seperti PPP, PKB dan PKS. Karena PPP sudah bergabung bersama kami, mudahan PAN juga bergabung. Karena kesamaan ideologi ini, maka untuk melaksanakan sosialisasi pun akan mudah dilakukan,” jujurnya.

Kedekatan DPD PAN Banjarbaru dengan pasangan penantang juga bisa dianggap istimewa. Dalam hal ini Ketua DPD PAN Banjarbaru Emi Lasari memiliki kedekatan di bidang profesi dengan AR Iwansyah yang merupakan kader Golkar. Ya, keduanya sama-sama merupakan anggota DPRD Banjarbaru di periode yang sama.

Apalagi, dengan masuknya Emi Lasari di Fraksi Golkar di DPRD Banjarbaru selama dua tahun 2014 dan 2019), membuat keduanya saling mengetahui bagaimana masing-masing individu dalam bekerja. “Ibu Emi tau betul saya bekerja dan saya juga tau betul ibu Emi bekerja. Ada hal-hal lah yang membuat chemistry diantara Golkar dan PAN,” tuturnya.

Hingga kini sudah ada 7 Partai yang dilamar pasangan Aditya-Iwansyah ini, yaitu Golkar, PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, PKS dan PAN.

Sebelumnya, pasangan Incumbent Nadjmi Adhani-Darmawan Jaya Setiawan akhirnya mendaftar diri ke Partai Amanat Nasional (PAN) usai mengembalikan berkas formulir pendaftaan ke Kantor DPD PAN Banjarbaru.

Berkas pasangan ini diterima langsung oleh Ketua DPD PAN Banjarbaru, Emi Lasari didampingi Ketua Tim Penjaringan, Antung Nurdin dan jajaran. Nadjmi-Jaya merupakan pasangan kedua yang mengembalikan berkas ke DPD PAN Banjarbaru. Setelah sebelumnya pasangan Sofwat Hadi – Dr Halim yang mencatatkan nama sebagai pengambil tiket pendaftaran pertama di PAN.

“Alhamdulillah, kami sudah diterima oleh Jajaran DPD PAN Banjarbaru dalam pengembalian berkas kali ini. Kami berharap PAN Banjarbaru, menjadi bagian dari pengusung Nadjmi-Jaya pada pertarungan Pilkada 2020,” ungkapnya.

Nadjmi sendiri memiliki pandangan khusus terhadap partai berlambang matahari tersebut. Baginya, PAN diisi oleh orang-orang muda yang mampu menggerakan mesin politik pasangan Incumbent. “PAN ini diisi orang-orang muda dan itu sejalan dengan kami. Kalau orang-orang muda ini bergabung, saya yakin mesin politik kami akan begerak,” terangnya.(Rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->