Connect with us

Kota Banjarmasin

Datangi Polda Kalsel, Mahasiswa Desak Ungkap Penyerangan Aktivis Usman Pahero

Diterbitkan

pada

Mahasiswa yang tergabung dalam LSISK mendatangi Mapolda Kalsel meminta penuntasan kasus penyerangan aktivis Usman Pahero. Foto : ammar
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Studi Ilmu Sosial Kerakyatan (LSISK), mendatangi Mapolda Kalsel di Jalan Jenderal S Parman, Banjarmasin, Jumat (23/2). Puluhan masiswa dari UIN Antasari Banjarmasin ini mendesak polisi serius mengusut kasus penyerangan terhadap aktivis asal Kotabaru, Usman Pahero. Dalam aksi tersebut, merka juga membentangkan kain putih bertuliskan “Usut Tuntas Kasus Pembacokan Usman Pahero, Segera!, #SaveUsmanPahero”

Peserta aksi Zainul Muslihin mengatakan, polisi juga harus bisa mengungkap motif di balik aksi penyerangan tersebut. Sebab jika tidak, apa yang dialami oleh Usman Pahero akan menjadi motif sejumlah pihak yang ingin membungkam suara aktivis.

“Kami juga meminta polisi untuk menjamin keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Zainul pun menilai penanganan kasus Usman Pahero yang menjadi korban pembacokan seperti jalan di tempat. Untuk itu, dia meminta agar Polda Kalsel segera menangkap pelaku serta mengusut pihak-pihak yang mencoba menghambat pengungkapan kasus.



Menanggapi aksi tersebut, polisi sempat meminta perwakilan empat mahasiswa untuk berdiskusi terkait apa yang disampaikan. Namun, permintaan tersebut ditolak pengunjuk rasa. Mereka menginginkan polisi menjelaskan secara terbuka di hadapan massa terkait perkembangan kasus yang menimpa Usman Pahero.

Direktur Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Bambang Prioandogo di depan pendemo mengatakan, kasus pembacokan terhadap Usman ditangani Polres Kotabaru. Dia memastikan pihak kepolisian tak tinggal diam dalam mengungkap kasus tersebut. “Polres kotabaru sudah membuat tim investigasi terkait kasus ini,” tegasnya.

Ditambahkan Bambang, untuk mengungkap kasus itu sedikit terkendala. Hal ini akibat tak ada saksi yang melihat kejadian pembacokan yang diinformasikan dilakukan dua orang misterius. Namun saat ini, pihak Polres Kotabaru telah memanggil 14 saksi untuk dimintai keterangan demi mengungkap siapa pelaku dan motifnya. “Kami berharap agar semua pihak bisa bersabar,” ucapnya.

Bambang juga meminta dukungan semua pihak dalam mengungkap kasus pembacokan terhadap Usman Pahero. Dia pun berterima kasih atas aspirasi dari mahasiswa yang tergabung dalam LSISK sebagai atensi jajaran Polda Kalsel dalam mengungkap kasus penyerangan aktivis tersebut.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa ditemui Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Bambang Prioandogo, Wadir Intelkam AKBP Heska Wahyu Widodo, S.I.K, Kabagops Polresta BJM Kompol Dias Sasongko, S.I.K, Kasat IK Polresta BJM Kompol Zaenuri, SH, MM, Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Wahyu Hidayat, S.I.K dan unsur Pamen Polda Kalsel.(ammar)

Reporter : Ammar
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->