LIPSUS HARI SANTRI
Dari Lomba hingga Bakti Sosial, 24 Pesantren se-Kabupaten Banjar Unjuk Eksisistensi
MARTAPURA, Sejumlah rangkaian kegaiatan peringatan Hari Santri ini dilaksanakan dalam 3 bentuk kegiatan. Mulai dari pameran antar Pondok Pesantren, perlombaan, dan bakti sosial. Untuk pameran sendiri tercatat ada 24 Pondok Pesantren se Kabupten Banjar yang turut berpatisipasi dengan membuka standnya masing-masing dan perlu diketahui stand yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar sama sekali tidak dipungut biaya atau digratiskan.
Selain itu ada 6 perlombaan yang juga turut diadakan, di antaranya Musaqobah Tilawatil Qur’an golongan putera puteri yang diikuti 46 peserta, Musabaqoh Qiraatul Qutup diikuti oleh 22 peserta, Festival Maulid diikuti oleh 43 Grup, Musabaqoh Khatil Quran/kaligrafi yang diikuti oleh 30 peserta, perlombaan pidato bahasa arab diikuti oleh 34 peserta dan perlombaan Tanglong Santri/kirab yang diikuti oleh 25 grup dari Ponpes dan sekolah-sekolah diniyah.
Kepala Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Banjar Nuryadi S,Ag menjelaskan, berbagai kegiatan tersebut agar masyarakat dan pihak yang terkait mengetahui adanya Hari Santri yang sudah dideklarasikan Presiden Jokowi.
“Dengan adanya pameran ini memberikan kesempatan dan ruang kepada pondok-pondok pesantren yang ada, khususnya di Kabupaten Banjar untuk memamerkan dan menampilkan profil kiprah dan karya atau prestasi ponpes. Sehingga masyarakat luas lebih mengenal peran dan kiprah ponpes agar tidak dipandang sebelah mata sebagai pendidikan kelas dua,†katanya.

Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjar 2018 memang berlangsung meriah. Sebagai kota berjuluk Serambi Mekah dan menjadi pusat pesantren di Kalimantan Selatan, peringatan ini dihadiri ribuan santri dari 24 Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Banjar. Mereka berkumpul di RTH Ratu Zalecha Martapura, Senin (22/10) pukul 16.00 Wita.
Acara dibuka oleh Bupati Kabupaten Banjar KH Khalilurrahman dan dihadiri Sekda Kabupaten Banjar Ir H Nasrunsyah MP, Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, Kepala SKPD Kabupaten Banjar, Kepala Pengadilan Negeri Martapura, Pimpinan Ponpes se Kabupaten Banjar, Pimpinan Madrasah Diniah se Kabupaten Banjar, para Santri Pondok Pesantren dan Pelajar Madrasah se Kabupaten Banjar serta tamu undangan. Tema Hari Santri ke empat ini, mengusung tema “Bersama Santri Damailah Negeriâ€Â.
Bupati Kabupaten Banjar KH. Khalilurrahman dalam amanatnya menyampaikan, Hari Santri Nasional merupakan peristiwa yang sangat penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Untuk itu pada kesempatan yang membahagiakan ini bisa menjadi momentum untuk memantapkan dan mewujudkan kemandirian santri menuju NKRI hebat. (rico/rendy)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Budaya3 hari yang lalu10 Penulis Terpilih WSFest 2026 Angkat Isu Lingkungan Budaya Kalsel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang lalu2.200 Pesepeda Ramaikan HSU Bangkit Bike Fest 2026
-
kampus3 hari yang laluULM Gelar Pemilihan Rektor, Pendaftaran Dibuka Menjaring Bakal Calon
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluPemetaan Potensi Pendulangan Pumpung, Komite Ekraf Banjarbaru – Pokdarwis Duduk Bersama
-
Bisnis2 hari yang laluEksklusifitas “1 Kain 1 Motif” Dara Bungas Sasirangan, Paduan Motif Tradisional Modern
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluAkhiri Ajang Popda 2026, Kabupaten Banjar Raih Perak di Cabor Voli Putra

