Connect with us

Kota Banjarbaru

BNNK Banjarbaru Bekali Agen Pemulihan Demi Menekan Peredaran Narkotika di Kelurahan Cempaka!

Diterbitkan

pada

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Melonjaknya peredaran Narkotika di Kelurahan Cempaka, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru tunjuk beberapa elemen masyarakat sebagai agen pemulihan terkait narkotika di wilayah tersebut.

Tak ayal dari sejumlah warga hingga tokoh masyarakat ditunjuk sebagai agen tersebut. Bahkan, BNNK berniat menjadikan wilayah itu sebagai kawasan percontohan dari program desa bersinar (bersih dari narkoba).

Kepala BNNK Banjarbaru, AKBP Agus Lukito, menjelaskan penunjukan para agen pemulihan di wilayah Cempaka akan diajari dalam menangani kasus narkotika di wilayahnya secara dini.

“Jadi rekan-rekan kita ini sebagai agen pemulihan dibekali dan diajari untuk melaksanakan tugas-tugasnya terkait pencegahan narkoba. Karena memang peran masyarakat sekitar juga tak bisa dipungkiri sebagai garda depan yang bersinggungan langsung,” jelasnya, Jumat (17/9/2021).



Langkah awal pembekalan yang diberikan kepada agen pemulihan oleh BNNK Banjarbaru adalah mengenai assesment awal khusus para pecandu atau pemakai yang kategori ringan.

Menurut Agus, alasan mengapa pihaknya memilih kelurahan Cempaka tak lain ialah sebagai langkah awal sebagai salah wilayah percontohan dari program yang digagas BNN RI.

“Program desa bersinar (bersih dari narkoba) ini merupakan inovasi yang dicanangkan BNN RI. Harapannya di setiap masing-masing kabupaten/kota terbentuk desa bersinar ini. Khususnya di Banjarbaru kita mulai dari Kelurahan Cempaka,” tandas Kepala BNNK Banjarbaru.

Adapun para agen pemulihan yang dilibatkan baik dari tokoh masyarakat hingga Bhabhinkatbmas dan Babinsa di wilayah tersebut.

Salah satunya Huda yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Kelurahan Cempaka ini mengaku bahwa pihaknya sudah berkomitmen untuk membantu penanggulangan peredaran Narkoba di Kelurahannya bersama BNN karena di wilayahnya kasus peredaran narkoba cukup tinggi.

“Tapi alhamdulillah secara perlahan bisa ditekan dengan adanya agen-agen pemulihan ini,” ujarnya. (Kanalkalimantan.com/ibnu)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Uploader Terpercaya Kanal Kalimantan

iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->