Connect with us

HEADLINE

Bencana Awal Tahun 2020, Banjir di Binuang Tapin Sebabkan 118 Jiwa Terdampak

Diterbitkan

pada

Banjir yang melanda Tapin akibat guyuran hujan di tahun baru Foto : ist

RANTAU, Hujan yang mengguyur tanpa henti dalam beberapa waktu terakhir, mengakibatkan banjir yang menggenang di Kelurahan Belanti Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, jelang pergantian tahun. Genangan air sendiri, memiliki kedalaman yang variatif yaitu antara 29 hingga 60 sentimeter.

Informasi yang didapat, diduga banjir diakibatkan dari hujan yang tiada henti sejak Senin (30/12) pukul 20:00 WITA malam hingga Selasa (31/12) dinihari. Akibatnya, banjir menggenang di Jalan Pantai Belanti Kecamatan Binuang.

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor menuturkan, sedikitnya 30 rumah yang dihuni 35 KK dan 118 jiwa terdampak pada genangan banjir yang terjadi jelang pergantian tahun 2020 ini.

“(Alhamdulillah) tidak ada korban jiwa,” kata Paman Birin.



Menurut Paman Birin, rendahnya tanggul sungai di Kelurahan Belanti, ditambah sungai yang dangkal ditengarai menyebabkan terjadinya luapan air sungai yang tak mampu menampung debit air yang meningkat. Apalagi saat hujan mengguyur semalaman. Akibatnya, banjir meredam rumah warga yang tentunya berdampak pada aktivitas warga yang terhambat.

“Saya turut prihatin atas musibah ini. Kemarin, BPBD Kalsel sudah merilis ancaman banjir ketika memasuki musim hujan yang mencapai puncaknya di bulan-bulan pertama di tahun 2020,” tutur Paman Birin.

Selain itu, Paman Birin juga berpesan untuk waspada terhadap bahaya banjir dan dampak-dampak yang ditimbulkannya. “Tetapi lebih baik lagi kalau kita sedari awal sudah mencegah penyebab timbulnya banjir itu,” tandasnya.

Berikut data korban banjir yang terdampak di Kelurahan Belanti Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin:
Data Korban terdampak :
⁃ Kelurahan Raya Belanti RT. 7
Subhan 3 Kk 11 Jiwa
Mama 1 Kk 1 Jiwa
Rusniah 1 Kk 2 Jiwa
Acil 1 Kk 3 Jiwa
Yamani 1 Kk 5 Jiwa
Saniah 1 Kk 4 Jiwa
Rasyid 1 Kk 2 Jiwa
Syahrani 1 Kk 4 Jiwa
Fajeli 1 Kk 4 Jiwa
H. Iyan 1 Kk 3 Jiwa
Anwar 1 Kk 5 Jiwa
Hambran 1 Kk 3 Jiwa
Imbran 1 Kk 4 Jiwa
1 Kios Warga an Fatimah

⁃ Kelurahan Raya Belanti RT. 9
Fahrani 1Kk 5Jiwa
Jamal 1 Kk 4Jiwa
Ami 1 Kk 2 Jiwa
Melda 1 Kk 2 Jiwa
Darlan 1 Kk 5 Jiwa
Syarif 1 Kk 3 Jiwa
Alusan 1 Kk 4 Jiwa
Yadi 1 Kk 3 Jiwa
Syahrun 1 Kk 3 Jiwa
Johan 1 Kk 2 Jiwa
Bahrul 3 Kk 8 Jiwa
Abdul wahid 1 Kk 5 Jiwa

⁃ Kelurahan Raya Belanti RT. 10
Mz 1 Kk 3 Jiwa
Razi 1 Kk 3 Jiwa
Alas 1 Kk 3 Jiwa
Ahim 1 Kk 4 Jiwa
Hamdah 1 Kk 4 Jiwa
Nasir 1 Kk 4 Jiwa

Total rumah warga terdampak yang masuk ke rumah yaitu 30 rumah dan berdampak pada 35 KK dan 118 Jiwa, serta 1 kios milik warga.

Ruas Jalan Kandangan-Batulicin Putus

Hujan yang terjadi beberapa hari ini juga mengakibatkan tebing yang berada di KM 78 Desa Emil Baru Kecamatan Mentewe longsor. Akibat material longsor yg menutupi ruas jalan Batulicin ke Kandangan, jalur lintasan tidak bisa dilewati mobil. Tapi untuk motor masih bisa melintas dengan cara didorong.

Info ini di dapat ketika Anggota Polsek Mentewe melihat langsung kondisi di lokasi sebelum tahun baru. Sampai info ini diturunkan belum ada info lanjutan terkait pembersihan longsoran oleh alat berat.(fikri/ist)

Reporter : Fikri/net
Editor : Chell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->