Connect with us

Kota Banjarbaru

Banjarbaru Raih Penghargaan Natamukti Nindya dari Kementerian Koperasi dan UKM

Diterbitkan

pada

Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya menerima penghargaan bidang pengembangan UKM Foto : istimewa

BANJARBARU, Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan menerima penghargaan Natamukti Nindya dari Indonesia Council of Small Business (ICSB) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM), Kamis (15/11). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) RI Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga.

Pemko Banjarbaru dinilai telah membuat inovasi dalam membangun iklim ekonomi usaha kecil menengah dan meningkatkan daya saing UMKM  secara keseluruhan. Penghargaan Nata Mukti NIndya adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Kabupaten/Kota yang membuat inovasi dalam membangun iklim ekonomi UMKM dan dalam meningkatkan daya saing UMKM  secara keseluruhan.

Diketahui ada 3 daerah yang menerima penghargaan, yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Banyuwangi.

Wakil Walikota Darmawan Jaya sangat bangga karena penghargaan ini hanya diterima oleh 3 kabupaten/Kota se-Indonesia. Ia mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan kepada semua komponen yang telah berperan besar dalam pengembangan UKM.

“Ini adalah apresiasi bagi seluruh stake holder pegembangan UKM di Kota Banjarbaru. Kita harus mempertahankan bahkan meningkatkan lagi upaya kita dengan meningkatkan bersinergi semua komponen agar pengembangan UKM semakin baik,” ungkapnya.

Pemberian penghargaan ini dilakukan melalui riset, verifikasi dan validasi oleh tim ahli ICSB yang professional dalam bidang pengembangan usaha kecil menengah.

Darmawan Jaya berharap penghargaan ini akan memberikan dampak positif dan menambah semangat untuk mengembangkan UKM kedepan. Apalagi Hermawan Kertajaya, staf ahli Menteri KUKM menegaskan bahwa penerima Natamukti Nindaya akan diusahakan mendapakant perhatian dalam bentuk program dari pemerintah pusat yaitu pembembangan KEK UKM (Kawasan Ekonomi khusus UKM). Dengan ini, pembinaan akan lebih fokus, dan secara bisnis akan bisa mengangkat usaha pelaku UKM, bahkan bisa dijadikan tempat transaksi, tempat promosi, pengembangan wawasan dan pengembangan jaringan UKM. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

Bagikan berita ini!