Connect with us

HEADLINE

Babarasih Sungai, Upaya Banjarbaru Dalam Mitigasi Banjir

Diterbitkan

pada

Babarasih aliran Sungai Sumba di Kelurahan Guntung Manggis, Landasan Ulin, Minggu (29/5/2022). Foto: ibnu

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kondisi Sungai Sumba dan bantarannya saat ini harus ditangani serius secara bersama. Sebab, kondisinya tertutup gulma dan rerumputan, bahkan aliran sungai dangkal akibat sedimentasi di sepanjang sungai di wilayah Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin.

Dalam upaya mitigasi banjir, warga Kelurahan Guntung Manggis bersama relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) se Kota Banjarbaru, Pemerintah Kota Banjarbaru, TNI dan Polri turun tangan membersihkan aliran Sungai Sumba, Minggu (29/5/2022) pagi.

Lurah Guntung Manggis, Zikru Rakhman, mengatakan, kondisi sungai sumba yang mengalami penyempitan terjadi akibat sedimentasi.

“Tanah di Sungai Sumba yang menjadi kendala, aliran sungai jadi menyempit, kalau secara manual membersihkannya memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga kami berharap SKPD terkait lebih memperhatikan lagi Sungai Sumba agar tidak terjadi pendangkalan,” terangnya.



 

 

Baca juga: Ular Piton Masuk Dapur Warga Gambut, Jangan Ragu Panggil Damkar!

Zikru mengatakan kegiatan babarasih sungai yang diinisiasi Wali Kota Banjarbaru merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mitigasi banjir.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mengatakan babarasih Sungai Sumba merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mitigasi bencana di Banjarbaru.

Babarasih aliran Sungai Sumba di Kelurahan Guntung Manggis, Landasan Ulin, Minggu (29/5/2022). Foto: ibnu

“Salah satu bentuk pencegahannya kita harus melaksanakan normalisasi terhadap aliran-aliran sungai yang ada di Kota Banjarbaru,” ucapnya.

Diakuinya, kalau pemerintah yang melakukan normalisasi sungai menurutnya tidak akan mampu, perlu adanya dukungan seluruh elemen yang ada di Kota Banjarbaru.

Masih kata Aditya, dirinya menginginkan kegiatan bebarasih rutin dijadwalkan, agar tercipta lingkungan yang selalu berkualitas.

“Kegiatan ini hendaknya terus kita tingkatkan, dengan melaksanakan pembersihan lingkungan secara simultan dan insidentil, jangan sesekali saja atau peringatan hari tertentu, tapi bisa kita jadikan agenda tetap, agar kondisi lingkungan selalu berkualitas,” tuntasnya.(Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->