Connect with us

Bisnis

Ayo, Jual Investasi Emas Anda Sekarang!

Diterbitkan

pada

Aktivitas penjualan emas di Pasar Sentral Antasari Banjarmasin Foto : Arief Rahman

BANJARMASIN, Bagi yang memerlukan dana segar untuk memenuhi kebutuhan di awal tahun, agaknya perlu mempertimbangkan untuk menjual investasi emas yang Anda miliki. Hal tersebut karena dari pantauan di salah satu pusat perdagangan emas terbesar di Kalsel, yakni Pasar Sentral Antasari Banjarmasin, harga emas 99 persen sudah tembus diatas Rp 550.000 pergram.

“Untuk hari ini harga emas 99 persen malah sudah mencapai Rp 590.000 pergram. Harga ini memang turun dibanding dengan seminggu lalu yang mencapai Rp 600.000 pergram. Namun harga segitu masih sangat tinggi,” ungkap Owner Toko Emas Taisir H Gurdan, Senin (4/2).

Sementara untuk emas batangan terpantau dibandrol Rp585.000 pergram, turun dari sebelumnya yakni Rp 595.000 pergram. Lalu untuk emas kadar 70 persen dijual dari sebelumnya mencapai Rp 450.000 pergram, kini hanya dijual Rp 440.000 pergram. Kemudian untuk emas 42 persen kini dijual Rp 260.000 pergram dari sebelumnya Rp 270.000 pergram.

“Karena harganya yang boleh dibilang tinggi, sudah beberapa pekan ini lebih banyak masyarakat yang menjual emas ketimbang membeli. Kalau dipersentasikan 60 persen menjual dan hanya 40 persen yang membeli,” tambahnya.

Sementara itu, Owner Toko Emas Hidayat H Hakim menambahkan, memang diawal tahun aktivitas jual emas oleh masyarakat biasanya cenderung mengalami kenaikanketimbang aktivitas pembelian.

Hal tersebut karena di awal tahun, banyak sekali pengeluaran yang harus dibayar oleh masyarakat, utamanya untuk keperluan anak sekolah dan menambah modal untuk keperluan usaha. “Ketimbang berutang di lembaga keuangan kan masyarakat harus bayar bunga lagi dan prosesnya membutuhkan waktu. Kalau emas kan selain tidak ada bunga juga masyarakat bisa segera mendapatkan uang tunai untuk membayar berbagai keperluannya,” pungkasnya.(arief)

Reporter : Arief
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement