Kota Banjarbaru
Anggaran Berkurang 30 Persen, DLH Banjarbaru Tetap Pertahankan Tenaga Honorer
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Refocusing alokasi anggaran untuk upaya penanganan pandemi Covid-19 masih terjadi di tahun 2021. Menyebabkan sejumlah program Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru sepanjang tahun ini berdampak pada rencana kegiatan.
Misalnya, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Banjarbaru dengan mengantongi anggaran terbatas tahun ini, hanya mampu memusatkan kegiatan yang bersifat operasional dan pelayanan saja.
Kepala Dinas LH Banjarbaru Sirajoni bahkan mengakui pihaknya harus meniadakan beberapa program konservasi lingkungan yang memerlukan anggaran cukup besar. Seperti halnya, program penghijauan kota.
“Tapi tidak semuanya ditiadakan, karena masih ada beberapa program yang bisa kita upayakan terealiasi tahun ini. Caranya dengan bermitra dengan relawan lingkungan. Lalu akan bekerjasama dengan balai-balai pembibitan untuk pengadaan bibit. Kita tetap akan upayakan,” katanya, Selasa (5/1/2021).
Joni -akrab disapa- menyebutkan, kucuran anggaran di tahun 2021 masih cukup besar. Jika dibandingkan dengan tahun 2020, ujarnya, terjadi penyusutan alokasi anggaran mencapai 30 persen.
“Kalau tahun 2020 anggaran kita berkisar 30 miliar. Nah, kalau tahun ini hanya di angka 21 miliar saja. Memang lebih kecil,” bebernya.
Dengan kucuran anggaran yang terbatas itu, terang Joni, pihaknya hanya mampu melakukan kegiatan bersifat operasional. Contohnya, untuk gaji para pegawai, serta pengelolaan sampah dan kebersihan di kota Banjarbaru.
“Karena memang operasional yang sifatnya pelayanan publik ini seperti mengangkut dan mengelola sampah, lalu memastikan kebersihan kota dan fasilitas umum. Yang juga penting adalah gaji para pegawai dan tenaga kerja kita,” ujarnya.
Disinggung akan adanya pemberhentian sejumlah pegawai honorer, Kepala Dinas LH Banjarbaru membantahnya.
Ia menegaskan masih membutuhkan tenaga kontrak untuk mendukung operasional tahun ini
“Karena yang ada ini saja sebenarnya sangat kurang. Pekerja kita khususnya yang kontrak itu adalah pekerja lapangan, jadi kita tidak akan memberhentikan satu orang pun. Karena ini menyangkut pelayanan di lapangan,” tegas Joni. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : Bie
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Sungai Lulut yang Amblas
-
HEADLINE3 hari yang laluProtes Pemadaman Listrik Bergilir, Warga Datangi PLN UP3 Banjarmasin
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDKISP Banjar Tingkatkan Wawasan ASN Mengenai Standar Keamanan Informasi
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluWakil Rakyat Palangka Raya Minta Penyediaan Fasum Ramah Disabilitas
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluSelesai Dikerjakan, Dinas PUPR Kalsel Serahkan Lintasan Atletik Stadion 17 Mei ke Dispora
-
kampus1 hari yang laluInovasi Drum Tungku Sekam Bakar, Uniska Dorong KWT Asoka Olah Media Tanam Organik


