ACT KALSEL
ACT Kalsel-Pemkot Banjarmasin Berangkatkan Truk Kemanusiaan ke Palu
BANJARMASIN, Gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah di penghujung bulan September, masih menyisakan duka mendalam. Gempa bumi dengan kekuatan 7,4 SR tersebut memicu tsunami dan likuifaksi yang mengakibatkan ratusan ribu warga terdampak harus tinggal di tenda-tenda pengungsian.
Menurut Humanity Data Center DMII ACT, sebanyak 2 ribu jiwa meninggal dunia, 10 ribu jiwa luka-luka, dan lebih dari 16 ribu jiwa dinyatakan hilang. Sedangkan data rumah yang rusak berjumlah 75 ribu buah. Laporan BPNB per 20 Oktober 2018 menyebutkan total kerusakan dan kerugian mencapai Rp 13,8 triliun.
Berangkat dari keprihatinan terhadap saudara sebangsa setanah air, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalsel bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin memberangkatkan truk kemanusiaan yang membawa bantuan logistik untuk Palu, Sigi, dan Donggala, pada Minggu (28/10) sore. Sebanyak 3 buah truk dan satu pikup kemanusiaan diberangkatkan dari halaman Balaikota Banjarmasin dilepas langsung Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Kepala Cabang ACT Kalsel Arie Setiawan menyebutkan, bantuan yang dikirim adalah bantuan logistik berupa air minum, sembako, biskuit, makanan instan, obat-obatan, terpal, popok, perlengkapan kebersihan, makanan bayi, dan pakaian.
“Total bantuan 12 ton, dikirim ke Palu melalui Kalimantan Timur menggunakan kapal kemanusiaan di Samarinda,†terang Arie.
Bantuan ini adalah pengiriman kedua, setelah sebelumnya ACT Kalsel telah mengirim 3 truk bantuan logistik melalui KN Kunyit yang sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, 9 September 2018 lalu. “Alhamdulillah amanah dari berbagai kalangan seperti warga Banjarmasin, Kalimantan Tengah, organisasi, komunitas, BUMN, perusahaan swasta, serta individu-individu di Kalimantan Selatan telah kami kirimkan hari ini. Mohon iringan do’a agar bantuan sampai di Palu dan tim relawan yang mengawal kembali dengan selamat,†tutur Arie.
Dari Banjarmasin, truk kemanusiaan akan menuju Samarinda yang berjarak sekitar 600 Km atau dengan jarak tempuh selama kurang lebih 14 jam perjalanan. Di Kota Samarinda bantuan akan dikirim lewat kapal kemanusiaan yang dikelola ACT Cabang Kalimantan Timur.
Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi semangat tersendiri bagi para relawan yang berpartisipasi. “Ada sepuluh relawan termasuk saya yang akan mengawal truk ini sampai ke Kota Samarinda,†ujar Muhammad Ilyas, Koordinator Program ACT Kalsel.
Ilyas mengaku perjalanan Panjang ini akan menjadi pengalaman menarik bagi para relawan. “Kami para relawan harus menunjukkan bakti untuk negeri ini, dan cara ini lah yang terbaik yang bisa kami berikan. Selamat hari sumpah pemuda untuk semua pemuda Indonesia!†pungkasnya. (mario)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluSE 2026 di Banjarbaru Dimulai, Ini Kata Wali Kota Lisa Halaby
-
HEADLINE3 hari yang laluHalida Ulfah Atlet Jalan Cepat HSU Raih Emas Philippines Athletic Championship 2026
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluDisdukcapil Kapuas Terima Sertifikat Hak Paten Simpel WA dari Kanwil Kemenkum Kalteng
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluRombongan Besar Terakhir Jemaah Haji Kalteng Tiba di Tanah Air
-
HEADLINE1 hari yang laluBGN Hentikan Sementara MBG, Audit SPPG di Daerah
-
Olahraga2 hari yang laluPeSOda Kalsel 2026 Digelar, 150 Atlet SOIna Berebut Tiket PeSONas Kupang





