Connect with us

Kota Banjarbaru

26 Orang Diamankan Sat Reskrim Polres Banjarbaru dalam Aksi Premanisme 

Diterbitkan

pada

Polres Banjarbaru amankan 26 orang terkait aksi premanisme dan penyakit masyrakat Foto: dewi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sat Reskrim Polres Banjarbaru berhasil mengamankan 26 orang yang melakukan aksi premanisme dan penyakit masyarakat, Jum’at (18/6/2021). Kegiatan tersebut menindak lanjuti Surat Telegram Kapolri terkait pemberantasan segala bentuk pungli dan aksi premanisme di daerah.

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasat Reskrim Iptu Martinus Ginting menerangkan, sejak Rabu (16/6/2021) pihaknya telah bergerak menuju ke lokasi yang rawan terhadap pungli, aksi premanisme, dan penyakit masyarakat lainnya di wilayah hukum Polres Banjarbaru.

“Sampai saat ini totalnya ada 26 orang, yang kami amankan di mana 14 orang kami lakukan operasi tangkap tangan terkait aksi premanisme dan pungutan liar. Serta 12 orang lainnya terkait penyakit masyarakat yang ditemukan petugas di lapangan,” terangnya.

Modus yang ditemukan petugas di lapangan, ada yang melakukan pungli dengan cara meminta uang kepada para sopir truk, meminta uang kepada pemilik lapak pedagang kaki lima di Pasar Kamis pagi, dan meminta uang keamanan kepada beberapa pemilik warung di Kota Banjarbaru.



 

 

Kasubbag Humas Polres Banjarbaru AKP Tajudin Noor, menuturkan bahwa pihaknya saat ini sudah memeriksa beberapa orang dan akan melakukan pemanggilan sejumlah orang lain yang diduga menerima aliran dana pungli berdasarkan pengakuan dari mereka yang diamankan.

Baca juga: Pj Gubernur Kalsel Safrizal Puji Kebesaran Hati Bupati HST dan Kotabaru

“Kegiatan ini akan terus digelar oleh personil baik ditingkat Polres dan Polsek jajaran di Polres Banjarbaru, dengan harapan terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Banjarbaru,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/dewi)

Reporter: dewi
Editor: cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->