Connect with us

Sport

202 Peserta Ramaikan Festival Pencak Silat Budaya Kalsel

Diterbitkan

pada

Festival bela diri tradisional dalam rangkaian Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2019 dibuka Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Foto : fikri

BANJARMASIN, Festival Pencak Silat Budaya atau Kuntaw tingkat Provinsi Kalimantan Selatan resmi dimulai pada Rabu (4/9) siang, bertempat di Siring Nol Kilometer, Jalan Jendral Sudirman Banjarmasin.

Festival bela diri tradisional termasuk dalam rangkaian Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2019 dibuka Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Paman Birin -biasa disapa- mengungkapkan, pencak silat atau dalam Bahasa Banjar-nya disebut dengan “kuntaw” harus dikenalkan kepada masyarakat luas, karena merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Kalimantan Selatan.

“Kita ingin sebagai bangsa dan masyarakat berbudaya, terus mengangkat budaya kita dalam hal ini olahraga, yaitu silat Banjar atau kuntaw. Ini merupakan khasanah bagi kita Kalimantan Selatan,” ucap Paman Birin.

Kepada para atlet yang bertanding, Paman Birin berpesan untuk rutin berlatih dalam mengasah keahlian pencak silat. “Harapan kita, pada saatnya mereka bisa ikut kejuaraan-kejuaraan yang bisa mengharumkan nama Kalimantan Selatan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel Hermansyah menyebut, sedikitnya ada 202 peserta ikut serta dalam festival pencak silat budaya ini. “Hari ini luar biasa antusiasnya, ada 202 peserta dari 21 perguruan di Kalimantan Selatan yang ikut kegiatan ini. Mudah-mudahan, sesuai dengan keinginan pak gubernur, bisa ditingkatkan dan akan kita tingkatkan lagi,” ucap Hermansyah.

Hermansyah mengklaim, digelarnya festival pencak silat budaya ini merupakan wujud kepedulian Gubernur Kalsel, dalam melestarikan cabang olahraga tradisional ini. “Bukan hanya memperhatikan olahraga yang telah ada, tetapi juga olahraga silat budaya. Artinya, olahraga tradisional itu turut diperhatikan,” kata Hermansyah.

“Jadi bukan hanya karate saja. Ini juga menjadi upaya sinergi kita supaya kemajuan olahraga di Kalimantan Selatan bisa ditingkatkan,” ujar Hermansyah. (fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->