Connect with us

Kab. HSU

Satpol PP HSU Bongkar Lapak PKL yang Berjualan di Lokasi Terlarang

Diterbitkan

pada

Satpol PP menertibkan PKL yang berjualan di lokasi terlarang Foto: dew

AMUNTAI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) membongkar belasan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di kawasan Jalan Empu Jatmika, Desa Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, Kamis (11/7) petang.

Dengan mendatangkan truk Disperkim-LH Pembongkaran sendiri di bantu oleh, Dinas Perhubungan, satuan TNI dan Polres Hulu Sungai Utara. “Penertiban di sekitar pasar candi ini, terutama untuk pengalihan para pedagang yang berada di blok barat kita kumpulkan ke blok timur,” ujar Sekertaris Satpol-PP HSU Jumadi, disela-sela operasi penertiban PKL yang berada tidak jauh dengan kawasan Candi Agung Amuntai ini.

Jumadi menambahkan, penertiban ini dilakukan lantaran selama ini para PKL yang berjualan di bibir jalan empu Jatmika tersebut dinilai sangat mengganggu arus lalu lintas, sehingga menimbulkan kerawanan kecelakaan serta mengganggu ketertiban.

Bupati sebelumnya sudah mengeluarkan statement untuk melakukan penertiban di kawasan yang berada di lingkungan sekolah dan kantor ini. “Kami di perintahkan untuk mengeksekusi di lapangan, kita juga sudah laksanakan sosialisasi satu bulan sebelumnya kepada para pedagang baik yang ada di koridor atau trotoar barat maupun yang ada di timur,” jelas Jumadi

Ia menyebut, kedepan rencananya akan ada pemindahan PKL bukan penggusuran. “Alhamdulillah dari pagi tadi sampai dengan sore ini sudah kita laksanakan penggeseran terhadap teman-teman PKL yang berjualan di blok barat untuk bergeser ke timur” tambahnya

Selain itu, para PKL juga sudah mulai menata lapak mereka masing-masing, sedangkan yang dilakukan penertipan lapaknya kali ini adalah lapak  yang di tinggalkan oleh para PKL “Untuk di blok barat sudah rapi dan berhasil dibersihkan, sementara untuk lapak atau rombong di sebelah timur masih kita beri kesempatan selama tiga hari supaya mereka rapikan sendiri,” Imbuhnya

Jumadi juga menegaskan pihaknya akan bertindak tegas apabila masih ada para PKL yang tidak merapikan lapak dagangannya. “Kalau mereka tidak merapikan lapak rombongnya sendiri maka kami tertibkan, apakah ditempatkan ke tempat lain atau mungkin kami amankan di dalam kendaraan, hal ini supaya wajah HSU, wajah kota Amuntai menjadi lebih tertib dan indah” pungkasnya (dew)

Reporter:Dew
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->