Connect with us

Budaya

Penulis Cinta Paling Rumit Bikin Histeria Anak Muda Palnam

Diterbitkan

pada

Meet and Greet, Bedah Buku Bersama Boy Candra di Perpustakaan Palnam. Foto : ammar

BANJARMASIN, Meet and greet dan bedah buku Cinta Paling Rumit dari novelis romantis Boy Candra diisi penuh anak muda Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura di Perpustakan Palnam, Kamis (12/4). Acara yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Provinsi Kalsel dihadiri sedikitnya 200 orang.

Boy Candra saat membuka acara langsung keluarkan kata-kata romantisnya yang membuat ricuh peserta meet and greet riuh. Novelis ini langsung bercerita tentang buku ke-13 yaitu Cinta Paling Rumit, buku tersebut ialah buku yang paling rumit untuk dibuat, karena didalamnya berisi tentang berbagai unsur dalam kehidupan manusia sehari-hari serta dikemas dalam ranah melow agar bisa diterima kalangan anak muda yang menjadi tujuan pembaca.

“Inspirasi secara umum kebanyakan yang dari saya alami. Dalam buku ini adalah terpedihnya dalam kehidupan manusia tertuang dibuku ini,” ungkapnya.

“Saya tidak bisa dari tulisan galau, seperti tidak bisa lepas darinya,” katanya yang membuat histeris pengunjung.

Boy juga memberikan tips untuk menulis diantaranya niat, disiplin, tidak boleh malas, belajar dari pengalaman. “Dari itu lah saat menulis pun akan terasa lebih mudah,” akunya.

Adapun halangan dari penulis untuk membuat sebuah novel  diantarany capek dan jenuh serta kurangnya pengetahuan. “Kondisi ini sering menyerang para penulis ketika ingin memulai menulis sebuah buku,” sebutnya.

Usai acara, Kadispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie mengatakan, senang sekali melihat para anak muda meramai acara meet and greet Boy Candra di perpustakaan Palnam,  selain untuk meramaikan masyarakat datang ke perpustakaan Palnam,  acara ini merupakan inovasi bagi anak muda agar giat untuk menjadi penulis dan membanggakan Kalsel sebagai penulis terkenal.

“Saat saya datang melihat pengunjung di aula, ternyata heboh sekali dan sangat antusias,” katanya.

Pengunjung meet and greet Boy Candra, Khairil, mahasiswa UIN Antasari mengaku rasa bahagia bisa bertemu dengan sang inspiratornya selama menulis. Menurutnya Boy Candra merupakan inspirasi anak muda untuk menulis apa yang ingin diluapkan di dalam hati.

“Saya juga sedang menulis buku dan itu berkat Boy Candra sebagai inspirasi saya,” katanya.

Selain meet and greet dan bedah buku, Boy Candra juga berfoto bersama dan menanda tangani buku yang baru saja diselesaikannya. (ammar)

Reporter: Ammar
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
Advertisement