Pengusaha, Ketum Parpol, hingga Mantan Pejabat Sokong Jokowi-Ma’ruf di Kalsel - Kanal Kalimantan
Connect with us

Politik

Pengusaha, Ketum Parpol, hingga Mantan Pejabat Sokong Jokowi-Ma’ruf di Kalsel

Diterbitkan

pada

Tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Kalsel akan diajukan ke pusat Foto: net

BANJARMASIN, Tim Kampanye Provinsi Kalimantan Selatan untuk pemenangan Capres-Cawapres RI, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin telah terbentuk.  Para pihak yang terlibat pun diisi dari mulai pengusaha, tokoh masyarakat, tokoh parpol, hingga mantan pejabat.

Berdasarkan salinan surat yang beredar di WhatsApp group, ditunjuk sebagai ketua tim kampanye adalah Ghimoyo dan didampingi sekretaris, Dr H Syaifuddin yang merupakan staf ahli bidang hukum Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Sedangkan di posisi wakil ketua dipegang masing-masing wakil dari parpol pengusung, seperti H Supian HK (Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel),  Mardani H Maming (Ketua DPD PDIP Kalsel),  HM Aditya Mufti Ariffin (Ketua DPW PPP Kalsel), H Zairullah Azhar (Ketua DPW PKB Kalsel), H Guntur Perwira (Ketua DPW Partai Nasdem Kalsel), HA Munasib Halike (Ketua DPD Partai Hanura Kalsel) dan Ahmad Zaki (Sekretaris DPP PKPI Kalsel), serta Yogi Adhiatma (Ketua DPW PSI Kalsel).

Menariknya, di susunan penasihat, terdapat tokoh-tokoh Banua seperti Rudy Ariffin (mantan Gubernur Kalsel), H Gusti Rusdi Effendie (tokoh pers dan Golkar), mantan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Kustan  Basrie, mantan Bupati Tabalong  Noor Aidi,  mantan Ketua KPU RI Prof  Dr HA Hafiz Anshari, Taufik Effendie (pengusaha), Wakil Ketua DPRD Kalsel Hamsyuri,  Murhan Effendie (mantan Sekretaris Partai Golkar Kalsel), hingga anggota DPRD Kalsel dari PPP, KH Abdul Syukur Alhamidy.

Begitupula di posisi wakil sekretaris, terdapat nama Adi Kartika (Golkar), Syafruddin H Maming (PDIP),  Asbullah (PPP), dan Pribadi Heru Jaya (PKB). Sebagai bendahara umum tim kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin, ditunjuk H Basuni dibantu Ismail Hidayat (PPP), HM Rian Jaya (PDIP) dan Hj Syarifah Rugayah (Golkar) di posisi wakil bendahara.

Sedangkan, di bidang-bidang perencanaan dan kampanye dikoordinir oleh Puar Junaidi (anggota DPRD Kalsel dari Golkar) dan didominasi para anggota DPRD Kalsel lintas fraksi, seperti Imam Suprastowo (PDIP), Suripno Sumas (PKB), dan lainnya.

Lalu ada pula nama HM Rosehan Noor Bachri, mantan Wagub Kalsel yang kini Ketua Bappilu PDIP Kalsel ditunjuk sebagai Koordinator Data dan Operator Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin Kalsel.  Sedangkan, Koordinator Perlengkapan dan Logistik dipegang Muhaimin dari PDIP.

Untuk bidang pencitraan, media, informasi dan komunikasi ditunjuk Anang Rosadi Adenansi, dibantu Misri Syarkawi, eks wartawan yang juga anggota DPRD Kalsel. Menariknya, dosen STIH Sultan Adam yang juga anggota DPRD Kalsel Dr H Karlie Hanafi Kalianda ditunjuk sebagai Koordinator Advokasi Hukum Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin Kalsel, dibantu sejumlah pengacara atau advokat.

Mantan Ketua DPRD Kalsel Nasib Alamsyah pun ditunjuk sebagai Koordinator Keamanan dan Pengamanan Suara. Khusus untuk Posko dan Kesekretariatan ditunjuk HM Bayu Budjang. Ketua DPW Partai NasDem Kalsel H Guntur Prawira mengapresiasi terbentuknya tim kampanye jokowi-ma’ruf Amin. Ia berharap maksimal dalam pemenangan capres Jokowi-Ma’ruf Amin di Kalsel. “Kita bertekad untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Kallsel,” kata Guntur yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi-Maruf Amin.

Sedang Sekretaris DPP PKPI Kalsel, Ahmad Zaki, mengatakan sesuai kesepakatan awal, komposisi tim kampanye dibagi sesuai porsi parpol pengusung, meskipun di Kalsel akan lebih didominasi unsur dari Partai Golkar sebagai parta terbesar di Banua.

“Berdasar hasil kesepakatan sebelumnya, pembentuk tim kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin di Kalsel diserahkan langsung kepada Paman Birin (Gubernur Kalsel Sahbirin Noor).  Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Paman Birin yang paling berhak menentukan siapa saja berada di tim kampanye,” kata Ahmad Zaki Minggu (9/9) dilansir Kumparan.com.

Ia mengakui muncul nama-nama tokoh termasuk dalam lingkaran Paman Birin—sebutan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Menurut Zaki, kewenangan Partai Golkar sebagai parpol yang memiliki kursi terbanyak di antara parpol pengusung yang ada di Kalsel.(kum/net)

Reporter: Kum/Net
Editor: Chell

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan