Connect with us

Sport

‘Mengungsi’ ke SDL Martapura, Laskar Antasari Raih Tiga Poin Perdana

Diterbitkan

pada

Hasil akhir Barito Putera 1vs 0 Bali United. Foto : net

MARTAPURA, Barito Putera raih kemenangan perdana usai membekuk Bali United 1-0 di laga pekan ke-8 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Demang Lehman (SDL), Martapura, Minggu (14/7) malam. Kemenangan perdana anak asuh Yunan Helmi sepeninggal Jakcsen F Tiago sekaligus memberi kekalahan perdana bagi Laskar Tridatu di Shopee Liga 1 2019.

Pertandingan yang disiarkan di Indosiar ini berlangsung dengan tempo sedang di babak pertama. Namun di babak kedua laga berjalan lebih intens hingga akhirnya menghasilkan satu kartu merah. Kartu merah itu diberikan untuk Willian Pachecho, bek Bali United. Sementara itu gol Barito Putera dihasilkan oleh Rafael Silva.

Kemenangan ini membuat Barito Putera mengoleksi 7 poin. Laskar Antasari pun terangkat dari zona degradasi dan sekarang berada di peringkat 14. Sekadar diketahui, laga kandang Barito Putera sebelumnya adalah Stadion 17 Mei Banjarmasin, karena sedang renovasi laga kandang terpaksa ‘mengungsi’ ke SDL yang dulu juga pernah dipakai Laskar Antasari sebagai laga kandang.

Sejatinya ini bukan kali pertama Laskar Antasari mengungsi ke SDL Martapura. Pada kompetisi Liga Super Indonesia musim 2012/2013 lalu, Barito Putera sempat bermarkas di markas klub Liga 2, Martapura FC. Bahkan saat itu tim besutan Salahudin memiliki rekor tak terkalahkan selama satu musim di SDL Martapura.
Sementara itu Bali United tetap mengoleksi 16 poin. Mereka tak beranjak dari posisi kedua klasemen sementara Shopee Liga 1 2019 dan gagal menggusur Tira Persikabo.

Barito Putera langsung tampil ofensif begitu laga babak pertama dimulai. Di sisi lain Bali United memilih untuk bermain pasif lebih dahulu sembari memperkuat benteng pertahanannya dan mengamati permainan sang tuan rumah.

Bali United kemudian membangun serangan dengan perlahan. Namun begitu sampai di tengah, mereka kerap langsung melepas bola langsung ke depan dengan umpan-umpan lambung.

Barito Putera lantas makin intens menyerbu pertahanan sang tamu. Beberapa tendangan dilancarkan namun bola masih belum menemui sasaran. Bali United sendiri tetap bermain dengan sabar. Namun mereka mendapat peluang mencetak gol apik pada menit ke-33.

Setelah mendapat umpan silang dari Fajrin, Platje menendang bola di muka gawang. Namun Adhitya mampu dengan gemilang menggagalkan peluang tersebut. Barito berbalik menyerang dan Rafael Silva akhirnya bisa masuk ke kotak penalti dan melepas tendangan keras ke pojok kiri atas gawang Bali united. Namun bola bisa ditepis Wawan.

Barito terus bermain ofensif. Namun mereka cukup kesulitan membongkar pertahanan sang tamu. Kemudian Bali United justru bisa mencetak gol pada menit 45+2. Spaso mendapat umpan lambung dari Paulo Sergio dan mengeksekusi peluangnya dengan apik. Akan tetapi ternyata ia dianggap terkena jebakan offside lebih dahulu.

Laga babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Begitu laga dimulai, Barito kembali tampil menyerang lagi. Di sisi lain Bali United tak terlalu banyak mengubah permainannya seperti di babak pertama. Tuan Rumah pun lebih dominan menyerang sementara sang tamu sesekali berusaha keluar dengan melancarkan serangan balik.

Beberapa peluang akhirnya tercipta. Namun tak terlalu berbahaya. Peluang apik pertama akhirnya didapat oleh Barito pada menit ke-75. Tendangan keras Samsul di mulut gawang mampu digagalkan oleh Wawan Hendrawan.

Pada menit ke-77, Barito mendapat peluang emas lagi. Pachecho gagal menyapu bola dengan baik sehingga bola bergulir melewatinya. Dengan cepat bola dikejar oleh Samsul Arif. Namun ternyata Wawan bergerak sigap untuk keluar dari kotak penalti. Peluang itu mampu ia gagalkan dengan sapuan kakinya. Serdadu Tridatu kemudian berbalik menyerang. Mereka langsung nyaris mencetak gol pada menit ke-78. Namun sayang sontekan Spaso yang mendapat umpan dari Paulo Sergio hanya mencium tiang gawang.

Dua menit berselang, akhirnya gol tercipta. Barito Putera mencetak gol melalui tandukan kepala Rafael Silva, setelah memanfaatkan umpan tendangan bebas Rizky Pora. Para pemain Bali United sempat memprotes gol ini karena menuding Rafael berada dalam posisi offside. Namun wasit tak menghiraukan protes itu. 1-0.

Bali United kemudian bisa mencetak gol pada menit ke-84 melalui tendangan bebas Paulo Sergio. Namun wasit menganulirnya karena menganggap Pacheco melanggar Adhitya lebih dahulu.

Petaka menghampiri Bali United pada menit ke-87. Wasit memberikan kartu merah langsung kepada Pacheco. Pasalnya sang bek dianggap melakukan pelanggaran keras pada Gavin Kwan Adsit.

Bali United berusaha untuk bangkit dan membalas gol Barito Putera. Sayangnya mereka gagal melakukannya hingga laga berakhir. Skor 1-0 bertahan sampai akhir. (bln)

Reporter:Bln
Editor:KK

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->