Connect with us

Kota Banjarbaru

Lokasi SMAN 5 Banjarbaru Ditetapkan, di Sini Gedung Akan Dibangun

Diterbitkan

pada

Kadisdik Banjarbaru Muhammad Aswan Foto: dok kanalkalimantan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– Rencana pembangunan SMAN 5 di Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, akhirnya mencapai titik terang. Hal ini setelah pihak Pemko melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menetapkan lokasi lahan yang akan dijadikan bangunan sekolah.

Nantinya, SMAN 5 Banjarbaru ini akan dibangun di Kecamatan Landasan Ulin. Keberadaan sekolah ini guna menampung pelajar SMP di Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang yang sebelumnya dibuat bingung dengan adanya sistem zonasi.

“Lokasi lahan yang kita siapkan untuk dibangunnya SMA Negeri 5 Banjarbaru, berada di Kelurahan Landasan Ulin Timur, dekat Jalan Sidomulyo III dan Jalan Trikora,” kata Kadisdik Banjarbaru, Muhammad Aswan, Senin (13/1/2020).

Aswan -sapaan akrabnya, mengakui awalnya menargetkan untuk mendapatkan lahan minimal seluas 2 hektare. Namun, nyatanya lahan yang berada di Kelurahan Landasan Ulin Timur tersebut hanya seluas 1,3 hekatre.  “Jadi  sebenarnya pembelian lahan yang dianggarkan pada 2019 gagal terealisasi. Makanya, kita mengambil lahan seluas 1,3 hektare ini yang merupakan tanah aset Pemko Banjarbaru,” akunya.

Meskipun begitu, menurutnya lahan tersebut sudah cukup ideal untuk pembangunan fisik.  Pembangunan SMA Negeri 5 Banjarbaru akan dikerjakan Disdik Provinsi Kalsel, dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar, dilakukan secara bertahap. Sebagai awal mulanya, Disdik Provinsi Kalsel berencana akan membangun dua ruangan bertingkat dua.

“Yang mengerjakan bangunan fisiknya itu Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel. Kita (Disdik Kota Banjarbaru) hanya menyediakan lahan saja. Nah, saat ini kita masih menunggu persetujuan dari DPRD Banjarbaru, untuk proses hibah tanah SMA 5 ini. Kalau sudah selesai, baru dihibahkan lagi ke Pemprov Kalsel,” lugas Kadisdik Banjarbaru.

Sembari menantikan rampungnya pembangunan SMA Negeri 5 Banjarbaru, yang ditargetkan beroperasi 2021, Disdik juga sedang menyusun konsep perluasan sekolah. Solusi ini berkonsep pada penambah rombongan belajar (rombel) sebanyak tiga buah, bertempat di SMPN 4 Banjarbaru.

Tiga, rombel diyakni mampu mengakomodir para siswa SLTP di Landasan Ulin yang telah lulus dan akan masuk ke jenjang SMA.

Baca juga : Lahan Pembangunan SMA di Landasan Ulin Tahap Persiapan, Ditarget Akhir Tahun Sudah Tersedia

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya oleh Kanalkalimantan.com, pembangunan SMA baru di Kecamatan Landasan Ulin ini merupakan jalan keluar dari masalah yang dihadapi para pelajar SMP saat ingin mendaftar ke SMA yang ada di Banjarbaru.

Sejak diterapkannya sistem zonasi oleh pemerintah pusat, seluruh pelajar SMP yang ada di Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang, kebingungan mendaftar. Pasalnya, hanya ada satu SMA saja yang berada di ares zonasi dua kecamatan ini, yaitu SMA Negeri 4 Banjarbaru.

Tentunya, SMA Negeri 4 Banjarbaru ini tidak dapat menampung seluruh pelajar SMP yang ada di Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang.

Untuk di Kecamatan Landasan Ulin ada terdapat lima SMP yakni SMPN 4, SMPN 8, SMPN 11, SMPN 14 dan SMPN 15. Ditambah lagi, kecamatan Liang Anggang yang bersebelahan dengan Kecamatan Landasan Ulin juga memiliki satu SMP yakni SMPN 10 Banjarbaru.

Tidak seimbangnya perbandingan jumlah pelajar SMP dan fasilitas pendidikan SMA inilah yang menimbulkan banyaknya desakan terhadap Pemerintah Daerah untuk membangun SMA baru di Kecamatan Landasan Ulin. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->