Connect with us

Kab. Barito Kuala

Hayati Lagi Shalat, Atap Rumah Terbang Dibawa Angin Kencang

Diterbitkan

pada

Rumah Noor Hayati yang atap rumahnya terbang setelah diterjang angin kencang, Sabtu (31/8). foto : rendy

MARABAHAN, Ditiup angin puting beliung, satu rumah warga di RT 05 jalan Lingkar Utara Desa Lokrawa, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, atapnya terkoyak hingga terbang puluhan meter, Sabtu (31/8).

Menurut Noor Hayati, sang pemilik rumah menceritakan, musibah itu terjadi sekitar pukul 12.30 Wita, tepat azan zuhur berkumandang. Saat dirinya sedang melaksanakan shalat zuhur, tiba-tiba saja angin gemuruh dengan waktu singkat mengoyak atap rumahnya hingga tak bersisa.

“Waktu itu saya lagi shalat zuhur, tiba-tiba saja angin berbunyi sangat ngeri sekali, rumah bergoyang, saya langsung lari membawa anak saya yang masih kecil keluar rumah menyelamatkan diri, syukurnya kami selamat,” akunya.

Ditambahkan Hayati, saat kejadian berlangsung dirinya sempat melihat atap rumahnya terbang hingga puluhan meter ke atas langit, kemudian terbelah menjadi tiga bagian sebelum jatuh ke bumi.

“Waktu itu kejadiannya ngeri sekali, saat saya keluar rumah sempat melihat atap rumah melambung tinggi mungkin 50 meteran, kemudian jatuh menyimpang sedikit ke rumah tetangga saya,” katanya.

Untungnya tidak lama kejadiaan, warga bersama relawan BPK setempat, langsung mendatangi lokasi kejadian dan berusaha membantu membereskan atap rumah yang berterbangan.

“Saya berharap ada bantuan dari pemerintah daerah atas musibah yang menimpa saya ini, sementara saya hanya bisa pasrah tinggal disini sembari menunggu informasi dari suami saya yang sekarang sedang bekerja di luar daerah,” pungkasnya. (rendy) 

Reporter : rendy
Editor : bie

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->