Connect with us

HEADLINE

Bripda Andre Mengaku Mau Menculik Siswi SMP Gara-gara Terlilit Utang?

Diterbitkan

pada

Bripda Andre yang melakukan penculikan terhadap siswi SMPN 5 Banjarbaru Foto: itimewa/rico

BANJARBARU, Motif penculikan terhadap AN (14), siswi SMP 5 Banjarbaru yang dilakukan oleh oknum polisi Bripda Andre Gunawan pada Rabu (9/1) sore lalu sedikit terkuak. Pelaku yang merupakan anggota polisi yang berdinas di Kotabaru tersebut mengaku mau melakukan penculikan karena terlilit utang.

Bripda Andre sempat diringkus di Komplek Galuh Marindu Asri, Jalan Trikora, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru pada Sabtu (12/1) dinihari sekitar pukul 03.30 Wita oleh satuan Unit Reskrim Polres Banjarbaru. Lalu berhasil kabur saat dilakukan pemeriksaan dan akhirnya ditangkap  kembali setelah kurang lebih 9 jam kabur, pada Minggu (13/1) pukul 03.00 Wita di Jalan Karang Rejo Kelurahan Guntung Manggis.

Direktur Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Sofyan Hidayat mengungkap motif pelaku melakukan penculikan karena terbelit utang. “AG melakukan penculikan karena terlilit utang, sehingga menghilangkan akal sehat. Tersangka lupa dengan jati dirinya selaku polisi, bisa jadi karena pola hidupnya,” katanya.

Terkait adanya dugaan kasus pencabulan yang menyertai penculikan tersebut, Kombes Sofyan mengatakan pihaknya terus mendalami dugaan itu. “Soal AG selain menculik juga melakukan pencabulan juga masih kami dalami dan kembangkan, karena kasus ini masih proses penyelidikan,” katanya.

Sofyan berkata polisi akan bertindak tegas terhadap AG, termasuk pemecatan apabila terbukti bersalah.”Tak ada toleransi bagi anggota polisi yang melanggar hukum, sanksinya ya dipecat,” tegasnya.

Informasinya, Bripda Andre bertugas di Satreskrim Polres Kotabaru. Namun, Kepala Satreskrim Polres Kotabaru AKP Suria Miftah belum bisa dikonfirmasi akan hal tersebut.

Ketika menjalankan aksinya, pelaku sempat tinggal di rumah temannya. Kepada Kanalkalimantan.com, teman pelaku yang rumahnya sempat dijadikan tempat bersembunyi oleh Bripda Andre mengatakan, sama sekali tidak menyangka kalau temannya tersebut merupakan sosok pelaku penculikan yang heboh di media sosial itu. Dirinya mengatakan bahwa pelaku hanya pernah bercerita sedang ada masalah di Kotabaru.

“Dia mulai rutin nginap dua hari terakhir sebelum ditangkap. Katanya sedang ada masalah di Kotabaru. Ya saya izinkan, karena selama ini dia memang baik orangnya,” ujar teman Bripda Andre yang enggan disebut namanya ini.

Bripda Andre sempat melarikan diri saat dilakukan pemeriksaan di Ruangan PPA Mapolres Banjarbaru, Sabtu (12/1) sore. Pengejaran pun berlangsung hingga akhirnya mobil pelaku berhasil dihentikan di Jalan Sungai Sumba Kelurahan Guntung Manggis kota Banjarbaru. Namun pelaku yang melakukan aksi memanjak tembok rumah warga, berhasil menghilangkan jejak ditengah hutan belantara.

Pihak kepolisian dibantu masyarakat melakukan penyisiran dan melakukan blokade disekitar lokasi terakhir pelaku terlihat. Kurang lebih 9 jam, Minggu (13/1) dinihari tepatnya kurang lebih pukul 03.00 Wita di Jalan Karang Rejo Kelurahan Guntung Manggis pelaku berhasil diringkus dengan timah panas bersarang dikedua kaki pelaku.

Tidak sedikit masyarakat yang mencela tindakan pelaku dan banyak juga yang bersyukur atas tertangkapnya pelaku. Salah satunya Ahmadiansyah yang merupakan ayah korban penculikan. Ia menyampaikan terima kasihnya kepada pihak yang terlibat khusunya Kapolres AKBP Kelana Jaya beserta jajarannya yang sudah menangkap pelakunya.

“Saya sangat bersyukur atas tertangkapnya pelaku, dan saya sangat berterima kasih kepada kapolres Banjarbaru beserta jajarannya yang telah bekerja ekstra keras di lapangan. Harapan saya kedepan tidak ada lagi peristiwa ini terjadi, cukup anak saya saja yang terakhir,” kata Ahmadiansyah. (Rico)

Reporter:Rico
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  • 444
    Shares