Connect with us

Kabupaten Banjar

Banjir di Martapura Telan Korban, Ayah dan Anak Meninggal Tersetrum

Diterbitkan

pada

Rumah korban meninggal dunia di Desa Murung Kenanga, Martapura yang terendam banjir. Foto : fb

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang terjadi di Martapura, Kabupaten Banjar meenelan korban jiwa. Dua warga meninggal akibat tersetrum listrik, Senin (10/2/2020) siang, sekitar pukul 10.45 Wita. Korban meninggal dunia adalah ayah dan anak, warga Desa Murung Kenanga RT 6, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar

Relawan Buser 690 Ahmad Syarif kepada Kanalkalimantan.com mengatakan, sekitar pukul 10.45 Wita pihaknya mendapat informasi ada korban banjir di Desa Murung Kenanga yang tersetrum listrik di dalam rumah.

“Rumah korban memang terendam sekitar 20 cm, kedua korban adalah ayah dan anak. Ayah bernama H Rasyidi. Sementara korban anak bernama Ainussyifa,” kata Ahmad Syarif

Masih menurut relawan Buser 690 ini, korban H Rasyidi meninggal dunia di tempat kejadian di rumahnya sendiri. Sementara sang anak Ainussyifa sempat dilarikan ke RSUD Ratu Zalecha, namun tak sempat terselamatkan.

Dari informasi yang didapatkan relawan Buser 690 ini, korban H Rasyidi diduga hendak melepaskan stop kontak kipas angin di dalam rumahnya. Saat hendak melepas stop kontak kipas angin, kabel colokan listriknya tercebur ke dalam air. “Cabut colokan kipas angin, stok kontak kabelnya tercebur di air dalam rumah,” kata Ahmad Syarif.

Kedua korban saat ini berada di rumah salah satu anaknya masih di Desa Murung Kenanga, karena rumah korban tidak bisa ditempati untuk penanganan kedua jenazah.

Relawan Buser 690 berharap wilayah terendam di kota Martapura mendapat perhatikan pihak terkait dari pemerintah daerah. “Seperti di desa Murung Kenanga, Antasan Senor Ilir hampir semua terendam, hampir tidak ada pihak terkait yang terlihat turun ke lapangan, kalu kami sebagai relawan hanya bisa seadanya membantu,” bebernya. (kanalkalimantan.com/bie)

 

 

Reporter : Bie
Editor : KK

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->