Connect with us

Kalimantan Selatan

UPDATE. Peringatan Dini Cuaca, Kalsel Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang!

Diterbitkan

pada

Ilustrasi Hujan. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan dini cuaca kalimantan selatan pukul 13.20 Wita, masih berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang, Minggu (20/6/2021).

Hujan diperkirakan di Kusan Hilir, Kusan Hulu, Satui, Kintap, Jorong, Panyipatan, Takisung, Pelaihari, Bati-Bati, Aranio, Karang Intan, Cempaka, Astambul, Pengaron, Sei Pinang, Simpang Empat, Anjir Pasar, Anjir Muara, Belawang, Barambai, Bakumpai, Cerbon, Tabukan, Candi Laras Utara, Candi Laras Selatan, Tapin Tengah, Tapin Selatan, Bungur, dan Tapin Utara.

Selain itu juga Lok Paikat, Bakarangan, Daha Selatan, Simpur, Kandangan, Kalumpang, Sungai Raya, Padang Batung, Laksado, Batang Alai Selatan, Awayan, Pamukan Utara, Sungai Durian.

Kondisi cuaca di Kalsel berpotensi hujan deras disertai angin kencang Foto: ist

 



 

Baca juga: Jelang Hari Raya Haji, Segini Harga Sapi dan Kambing Kurban di Banjarbaru

Hujan dapat meluas ke wilayah Batu Licin, Hampang, Kurau, Aluh-Aluh, Gambut, Landasan Ulin, Banjar Baru, Martapura, Sei Tabuk, Kertak Hanyar, Banjarmasin, Tabung Anen, Tamban, Mekar Sari, Alalak,

Mandastana, Rantau Badauh, Binuang, Telaga Bauntung, Piani, Telaga Langsat, Angkinang, Haruyan, Kuripan, Daha Utara, Labuan Amas Utara, Batu Benawa, dan sekitarnya.

Diperkirakan, potensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang, kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 15:50 WITA.

Sebelumnya, menurut staf Informasi Stasiun Iklim BMKG Banjarbaru, Yosef Luky DP mengatakan, iklim di Kalsel saat ini tergolng tidak normal dikarenakan hujan masih saja turun di saat kemarau. Rata-rata curah hujan di wilayah Kalimantan Selatan pada bulan Mei 2021 secara umum berkisar antara 100 – 300 mm. Potensi curah hujan yang turun di musim kemarau ini akan terjadi sampai dengan akhir Juni.

“Berkaitan dengan kondisi cuaca yang turun hujan pada musim kemarau disebabkan oleh pertemuan angin (konvergensi) di sekitar wilayah Kalimantan Selatan dan didukung oleh labilitas lokal yang kuat sehingga menimbulkan banyak awan,” terangnya.

Baca juga: Dianugerahi Gelar Astraprana Kesultanan Banjar, Ini Kata Tokoh Muda HSU Hendra Royadi

Nilai kelembaban udara atas yang tinggi di sekitar wilayah Kalimantan Selatan juga semakin mendukung proses pertumbuhan awan-awan konvektif yang akan menghasilkan hujan sedang hingga lebat yang dapat diserta kilat atau petir dan angin kencang. (Kanalkalimantan.com/dewi/nurul)

Reporter: dewi/nurul
Editor: cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->