HEADLINE
Temuan 4,09 Juta Hektare Perkebunan Sawit, DPR Soroti Tata Kelola Hutan
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Komisi II DPR menyoroti tata kelola kawasan hutan menyusul temuan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang menertibkan dan menguasai kembali 4,09 juta hektare perkebunan kelapa sawit.
Anggota Komisi II DPR Azis Subekti mengungkapkan temuan tersebut menunjukkan sejumlah persoalan kawasan hutan.
Dia lantas menyoroti jutaan hektare perkebunan sawit yang dibangun di kawasan hutan hingga kawasan tambang yang berada di wilayah rawan bencana.
Baca juga: Pascabanjir TurunTangan Banjarmasin – UPZ Bakti Bersama Salurkan Bantuan ke Masjid
“Fakta-fakta ini menegaskan bahwa kerusakan lingkungan bukan kejadian insidental, melainkan akibat dari tata kelola yang terlalu lama longgar dan permisif,” ujarnya kepada wartawan Minggu (25/1/2026).
Menurutnya, persoalan tata kelola tersebut menyebabkan pola berulang yakni hutan di hulu rusak, aktivitas tambang dan perkebunan berkembang tanpa kendali, hingga kemudian banjir dan longsor datang menghantam warga di hilir.
“Dalam konteks ini, penertiban kawasan hutan bukan semata urusan administrasi, melainkan upaya nyata melindungi keselamatan masyarakat,” katanya.
Aziz mendorong Satgas PKH untuk konsisten melakukan penegakan hukum terhadap perusahaan sawit maupun tambang nakal. Kata dia, penertiban tersebut harus memberi dampak pemulihan nyata.
Baca juga: Mantan Kajari HSU Ajukan Praperadilan, KPK Siap Ladeni Gugatan
“Jika kerja Satgas PKH dijalankan secara tekun dan konsisten dengan menyentuh kawasan hutan, daerah tambang, dan wilayah rawan bencan maka Indonesia bukan saja akan menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman untuk hidup,” katanya.
Sebelumnya, Satgas PKH menertibkan dan menguasai kembali 4,09 juta hektare perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan. (Kanalkalimantan.com/Beritasatu)
Editor: kk
-
HEADLINE3 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
HEADLINE3 hari yang laluJerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDilantik Sebagai Ketua BPC HIPMI Banjar, Muhammad Zaini Fokus pada Pengaderan dan Pembinaan Anggota
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluMeriahkan Hari Jadi Banjarbaru, PTAM Intan Banjar Promo Pasang Baru dan Aktifkan Kembali
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluSusur Sungai Pembersihan Bantaran Sungai Karet Loktabat Utara
-
HEADLINE1 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami






