RELIGI
Pascabanjir TurunTangan Banjarmasin – UPZ Bakti Bersama Salurkan Bantuan ke Masjid
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN — Banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, beberapa waktu lalu tak hanya berdampak kepada aktivitas warga, tetapi juga merusak fasilitas ibadah.
Salah satunya Masjid Nurul Ikhsan Desa Tebing Tinggi yang merupakan pusat kegiatan keagamaan di desa dan sekitarnya.
Hantaman air bah merusak sejumlah fasilitas masjid mulai dari perabotan dan bagian bangunan yang terdampak arus air. Akibatnya, aktivitas ibadah warga sempat terhambat, karena kondisi masjid yang rusak.
Baca juga: Mantan Kajari HSU Ajukan Praperadilan, KPK Siap Ladeni Gugatan

Melihat kondisi itu, Tim TurunTangan Banjarmasin bekerjasama dengan UPZ Bakti Bersama menyalurkan bantuan sebesar Rp14 juta langsung ke lokasi terdampak, Jumat (23/1/2026) siang.
Koordinator Umum TurunTangan Banjarmasin, Muhammad Hadi mengatakan, bantuan difokuskan dalam pengadaan perabotan serta renovasi masjid pascabanjir bandang.
“Fokus penggunaan dana ini dipilih berdasarkan kebutuhan mendesak di lapangan, mengingat masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang sosial, musyawarah, dan pemulihan masyarakat setelah bencana,” ujarnya.
Baca juga: Hari Gizi Nasional 2026 “Sehat Dimulai dari Piringku”
Bantuan diterima langsung oleh pengurus Masjid Nurul Ikhsan. Relawan dan pengurus masjid berdiskusi terkait kebutuhan prioritas dalam rencana penggunaan dana.
“Pendekatan ini dilakukan agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan dapat memberikan dampak jangka menengah, bukan sekadar pemulihan sementara,” ungkap Hadi.
Kolaborasi TurunTangan Banjarmasin dan UPZ Bakti Bersama menunjukkan peran penting komunitas dan lembaga sosial dalam pemulihan pascabencana.
Baca juga: Wali Kota Yamin akan Tindak Pemilik Ruko yang Tidak Merawat Drainase
Selain mempercepat proses distribusi bantuan, kehadiran mereka turut memperkuat hubungan sosial antara relawan dan masyarakat terdampak.
“Pemulihan pascabencana memang membutuhkan waktu dan proses. Namun, langkah-langkah kecil yang dilakukan secara kolektif dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat dapat menjadi fondasi penting bagi bangkitnya kembali kehidupan sosial dan spiritual warga,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluTukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
-
HEADLINE2 hari yang laluBNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
-
Hukum3 hari yang laluTipu-tipu Ngaku Anggota Polisi, Warga Gunung Tinggi Tanbu Ini Berakhir Bui
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPanen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Apresiasi Semangat Petani Meski Hadapi Tantangan Cuaca
-
HEADLINE2 hari yang lalu“BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluBanjarbaru Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan


