HEADLINE
Pemprov Kalsel Siapkan Komcad, Rekrut ASN dan Masyarakat Umum
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mematangkan rencana pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) di wilayah Kalsel, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat sistem pertahanan nasional berbasis partisipasi warga negara.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin setelah rapat lanjutan pembentukan Komcad yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalsel dan diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten kota di kantor Gubernur Kalsel, Selasa (28/4/2026) siang.
Menurut Sekda Syarifuddin, penyiapan Komcad di daerah akan menyasar kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum dengan rentang usia 18 hingga 35 tahun.
Baca juga: PATELKI HSU Gelar Baksos Periksa Kesehatan Pelajar
Program ini diharapkan mampu membentuk kesiapsiagaan sumber daya manusia yang dapat mendukung pertahanan negara.
“Kita menyesuaikan dengan arahan pemerintah pusat, di mana seluruh daerah akan melaksanakan pembentukan komponen cadangan ini,” ujarnya.
Dia menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah pertemuan sebelumnya bersama Kementerian Pertahanan, termasuk dengan Kepala Pusat Medan Komponen Cadangan. Dalam rapat lanjutan ini, Pemprov Kalsel mengundang berbagai pemangku kepentingan seperti Inspektorat, Sekretariat Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) guna merumuskan skema pelaksanaan secara komprehensif.

Rapat lanjutan pembentukkan Komcad yang digelar oleh Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel dan diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten kota, Selasa (28/4/2026) siang. Foto: mckalsel
Baca juga: Pawai Literasi, Lomba Yel-yel dan Kostum Semarakkan Hari Jadi ke-74 HSU
“Fokus pembahasan hari ini adalah menyepakati besaran anggaran per peserta serta mekanisme penganggarannya, termasuk penempatan alokasi dana di masing-masing perangkat daerah,” jelasnya.
Sekda Syarifuddin mengungkapkan, sementara ini kuota peserta Komcad di Kalsel direncanakan 700 orang, dengan pembagian masing-masing kabupaten/kota dan provinsi sebanyak 50 orang.
Untuk pelaksanaan pelatihan, direncanakan akan bekerja sama dengan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) dengan durasi pendidikan maksimal dua bulan.
Baca juga: Bupati Minta PTAM Intan Banjar Atasi Gangguan Distribusi Air Bersih di Tatah Makmur
“Rencana pelatihan kemungkinan dilaksanakan di Rindam, dengan waktu pendidikan sekitar dua bulan. Ini masih dalam tahap pematangan,” tambahnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemprov Kalsel berharap seluruh aspek teknis dan administratif pembentukan Komcad dapat segera difinalisasi, sehingga implementasi program dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kebijakan nasional. (Kanalkalimantan.com/bie)
Reporter: bie
Editor: kk
-
HEADLINE2 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Bisnis2 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar
-
Budaya3 hari yang laluPerhelatan Tari Taman Budaya Kalsel Sambut Hari Tari Dunia 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Banjar Rotasi Empat Pejabat, Berikut Nama-namanya
-
Bisnis2 hari yang laluTerus Naik, Investasi di Kalsel Mencapai Rp35 Triliun pada 2025
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Intan Banjar Serahkan Dividen untuk Pemkab Banjar






