Connect with us

HEADLINE

Longsor, Akses Jalan Trikora Guntung Manggis Terputus!


Diduga, tingginya curah hujan selama 2 hari terakhir menjadi penyebab hancurnya gorong-gorong tempat perlintasan air sungai yang membelah jalan itu.


Diterbitkan

pada

Kondisi jalan Trikora Banjarbaru yang terputus akibat longsonf pasca hujan deras. Foto: Alfrico

BANJARBARU, Jalan Trikora di Kelurahan Guntung Manggis, Kacamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, mengalami longsor hingga membuat akses transportasi kawasan tersebut terputus. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00 Wita, Jumat (2/3). Hingga saat ini, arus lalu lintas terpaksa dialihkan karena kondisi jalan total tak bisa dilalui. Beruntung, tidak ada kendaraan yang terperosok pada saat kejadian tersebut.

Diduga, tingginya curah hujan selama 2 hari terakhir menjadi penyebab hancurnya gorong-gorong tempat perlintasan air sungai yang membelah jalan itu. Hal ini menyebabkan adanya lubang mengangga di samping kiri dan kanan jalan seluas sekitar 2 meter dengan kedalaman 2-3 meter.

Suryono (35) salah satu warga yang berada di lokasi menjelaskan, sisi jalan memang sudah lama ambruk. Tapi masih bisa dilewati kendaraan.

“Tapi hari ini areal yang ambles sampai di tengah jalan. Kalau yang di sisinya ini udah dari kemarin ya sekitar pukul 05.00 Wita saat hujan lebat dini hari, tapi yang sampai melebar ini dan sampai ada yang ditengahnya berlubang baru saja,” jelasnya.



Setiap hari, akses Jalan Trikora ini memang dilalui jalur truk besar yang membawa muatan berat. Sehingga hal tersebut juga menjadi pemicu longsor jalan. Namun penyebab yang utama, diduga konstruksi gorong-gorong yang tanpa terdapat tiang penyangga menjadi bagian rapuhnya saluran air tersebut.

Lantaran terputusnya akses jalan, kendaraan pun terpaksa dialihkan melewati jalan kampung yang banyak perumahan warga. Untuk jalur alternatif, disediakan lewat simpang 4 Pembatuan belok kanan kalau dari Banjarmasin.

Kabid Bina Marga PU Provinsi Kalsel menyampaikan via whatsup, saat ini pihaknya telah memasang tanda police lane agar tidak melintas di lokasi.

Sementara itu, Ari (26) salah satu pengendara berharap pemerintah provinsi secepatnya bertindak untuk mengatasi masalah ini. “Secepatnyalah, jalanan ini menjadi akses saya mau kalau kerja. Kalau keadaan jalan gini kan saya harus mutar mutar lagi lewat belakang. Kasian juga para pedagang dan penjual di sini jadi sepi jualannya karena ditutup jalannya di depan sana,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Riza Arian Noor mengimau masyarakat tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrim saat ini. Baik terjadinya genangan air, banjir, maupun longsor di wilayah berpotensi hujan lebat. “Sampai tanggal 3 masih perlu diwaspadai potensi cuaca hujan lebat yg kadang disertai angin dan petir,” katanya.

Sebenarnya, bukan kali ini saja terjadi kerusakan di Jalan Trikora Banjarbaru. Mulai aspal yang berlubang dan tidak rata, hingga kerusakan drainase. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Makmur, beberapa waktu silam mengatakan, rusaknya jalan Trikora sudah menjadi perhatiannya untuk segera diperbaiki.

Mengingat jalan tersebut ramai menjadi lalu lintas alternatif masyarakat. Selain memperbaiki jalan, pihaknya juga fokus pada perbaikan saluran air atau drainase. Jika saluran air tidak teratur maka perbaikan aspal tidak bisa bertahan lama.

Jika memungkinkan, tambahnya, pelebaran jalan di Jalan Trikora yang menyempit akan dibuat satu jalur seperti yang ada di Kecamatan Banjarbaru Selatan dan Cempaka. “Kalau bisa 2019 dikerjakan jika dananya ada,” ungkapnya. (alfrico)

Reporter: Alfrico
Editor: Chell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->