Connect with us

HEADLINE

KPU Banjar Awasi Ketat Proses Pelipatan, Pekerja Pelipat Surat Suara Tertib

Diterbitkan

pada

Penyortiran dan pelipatan surat suara di gudang logistik tambahan KPU Kabupaten Banjar.

MARTAPURA, Diawasi ketat langsung beberapa petugas KPU Banjar, hari ke-3 pelipatan surat suara di gudang tambahan logistik KPU Banjar minim dijumpai pelanggaran SOP petugas penyortiran, pelipatan, dan pengesutan surat suara pemilu 2019, Minggu (3/3).

Pantauan Kanal Kalimantan di lokasi pelipatan surat suara, walaupun ada saja beberapa petugas pelipatan surat suara yang melanggar aturan, seperti tidak sengaja terbawa handphone, tas dan makanan dijumpai, namun pengawas KPU Banjar tegas menegur langsung terhadap siapapun yang melanggar SOP tersebut.

Abdul Karim Omar, Komisioner Divisi Hukum KPU Banjar mengatakan, hari ketiga berlangsungnya pelipatan surat suara para pekerja melakukan pelipatan sudah mulai mengikuti SOP yang ada. Pekerja selalu diingatkan apabila ada yang kelupaan atau dengan sengaja melanggar SOP tersebut.

Abdul Karim Omar, Komisioner Divisi Hukum KPU Banjar. Foto : rendy

“Mungkin hari-hari awal memang ada petugas pelipatan yang melanggar SOP, setelah hari kedua kami tertibkan semuanya. Alhamdulillah hari ini sudah tidak ada lagi Insya Allah, karena kami selalu mengingatkan itu kepada mereka,” akunya.

Ditambahkan Karim, selain bertindak mengawasi dalam melakukan pelipatan surat suara, petugas dari KPU Banjar langsung memberi arahkan kepada pekerja yang masih terlihat kebingungan, sehingga pelipatan dilakukan secara benar dengan hasil maksimal.

Perlu diketahui, adapun tata tertib penyortiran, pelipatan, dan pengesutan surat suara diantaranya petugas sortir wajib menggunakan tanda pengenal selama penyortiran, pelipatan dan pengesutan surat suara. Petugas sortir datang tepat waktu. Seluruh personil terlibat dalam kegiatan dilarang merokok.

Berpakaian rapi dan sopan, dilarang membawa anak kecil dan membuat keributan, dilarang membawa tas, telepon genggam, kamera, makanan dan minuman. Porsenil terlibat dilarang membawa surat suara keluar ruangan dengan alasan apapun.

Surat suara yang rusak/cacat dipisahkan, dihitung jumlahnya dan dimasukan ke dalam amplop plastik yang sudah disediakan dan dilaporkan kepada pengawas dan tidak diperkenankan untuk dibawa dari ruangan sortir. Sementara pengawas atau petugas kepolisian dapat melakukan pemeriksaan terhadap petugas sortir untuk mencegak hal-hal yang tidak diinginkan.

Masih di tempat yang sama, Kordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Banjar Hairul Fallah kala melakukan pengawasan secara langsung proses pelipatan surat suara di gudang tambahan logistik KPU Banjar jalan Jeruk Banjarbaru mengakui, pada hari ketiga petugas pelipatan surat suara sudah mulai terlihat tertib dan petugas pekerja pelipatan surat suara sudah menaati SOP yang berlaku.

“Di sini kami sudah tidak melihat tas ransel, makanan minuman mereka sudah ditempatkan di luar zona penyortiran dan pelipatan surat suara, begitu juga anak-anak sudah tidak lagi masuk. Alhamdulillah ini sudah kelihatan mulai tertib karena diatur KPU Banjar,” akunya.

Kordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Banjar Hairul Fallah. Foto : rendy

Ketika ditanya, apabila kembali didapati lagi pelanggaran?, Bawaslu Banjar akan mengingatkan kembali agar tata tertib tersebut dilaksanakan, terlebih apabila terjadi berulang kali maka Bawaslu akan berkirim surat peringatan kepada KPU Kabupaten Banjar.

“Melalui saran perbaikan kita secara komunikasi langsung pada KPU Banjar pada hari pertama itu, hari kedua sudah mulai berkurang dan hari ini sudah mulai tertib,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, hari pertama Jumat (1/3) proses pengerjaan pelipatan banyak pekerja yang menyalahi tata tertib yang ditetapkan KPU Banjar, seperti membawa tas, telpon genggam dan makanan minuman.

Ketua KPU Banjar Muhaimin tidak memungkiri adanya beberapa petugas pekerja di hari pertama pelipatan surat suara kemarin ada yang menyalahi aturan. Walaupun sebelumnya sudah diberikan arahan dan penyelasan tentang SOP tersebut.

“Hari pertama Alhamdulilah berlangsung lancar, walaupun ada yang tidak menaati SOP yang sudah kita tetapkan, seperti membawa tas, hingga ada yang membawa anak-anak, kedepan nampaknya harus kita tegaskan lagi,” akunya.

Sementara itu anggota Bawaslu Banjar Ramlianoor mengatakan, melihat secara umum pelipatan surat suara di hari pertama mengakui banyak sekali pelanggaran-pelanggaran terhadap SOP yang tidak diindahkan.

“Selain pelanggaran, ada yang membawa anak hingga makan minum dan membawa tas, ada juga petugas pelipatan surat suara yang tidak menyortir surat suara, tanpa dibuka langsung dilipat, nah itu yang kita sesalkan, sementara pengawasan dari KPU sendiri tidak ada,” paparnya. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
-->