Connect with us

Kabupaten Banjar

Kabupaten Banjar Terima PJU Tenaga Surya dari Kementrian ESDM RI

Diterbitkan

pada

Kabupaten Banjar mendapatkan 300 titik bantuan program pemasangan PJU-TS dari Kementerian ESDM. Foto : rendy

MARTAPURA, Kabupaten Banjar bersama tiga Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan dan Kotabaru mendapatkan 300 titik bantuan program pemasangan PJU-TS dari Kementerian ESDM.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Republik Indonesia meresmikan dan menyerahkan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di Kabupaten Banjar, di aula Kecamatan Martapura Kota Kamis (26/9).

Asisten Perekonomian Pembanguanan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, yang mewakili Bupati Banjar, H Khalilurrahman mengucapkan selamat datang atas kehadiran anggota DPR RI dari Komisi VII dan juga Kepala Biro Komunikasi Pelayanan Informasi dan Komunikasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, di Martapura Kabupaten Banjar.

Kabupaten Banjar merupakan salah satu Kabupaten terluas ketiga di Provinsi Kalimantan Selatan dengan luas wilayah 4.668 kilometer. Sehingga masih banyak wilayah terpencil yang mengalami krisis energi listrik.

“Kami sangat bersyukur Kabupaten Banjar bersama Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Kotabaru mendapatkan bantuan program pemasangan PJU-TS dari Kementerian ESDM. Dari program ini sangat diharapkan masyarakat,” ungkap Nyoman Yudiana

Dia juga menghimbau agar masyarakat menjaga dan memelihara PJU-TS dengan sebaik-baiknya, sehingga kemudian dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat Kabupaten Banjar.

Selanjunya, Inspektur Lima Dirjen Kementerian ESDM, Yacobus Alexander Timisela menjelaskan dengan energi yang baru ini dapat mengefisiensi dengan penggunaan yang dapat bertahan lama, dengan alat-alatnya yang sudah di kondisikan untuk saat ini.

Dengan 20 ribu titik lebih di berbagai provinsi, dan salah satunya Kalsel mendapat 300 titik di empat Kabupaten. Dan ini terus berjalan bukan hanya ini saja ada bantuan-bantuan lain dengan memanfaatkan energi-energi yang sekarang ini dikelola.

Untuk energi dari provinsi kemungkinan tahun depan, untuk prencanaan tenaga nuklir kemungkinan besar masih digodok dan untuk saat ini akan dikembangkan Direktorat Energi Terbarukan, dari situlah akan dikelola baik tenaga air, tenaga angin, tenaga matahari dan tenaga yang di dalam tanah yaitu nuklir, jadi semua alam pemberian tuhan dimanfaatkan,”pungkas Yacobus Alexander

Sedangkan, Anggota DPR RI Komisi VII, HM Dardiansyah dengan mengharapkan sumberdaya alam khususnya batubara mungkin terbatas dengan waktu, mungkin sekiitar 10 sampai 20 tahun kita bisa bertahan namun selebihnya tidak bisa lagi. Dengan itu maka sudah dipersiapkan dengan tenaga energi PJU.

Dikembangkannya energi terbarukan yang nantinya akan berada di Kalimantan meliputi suber energi angin, air, matahari dan nuklir. Pengembangan ini pun untuk mempersiapkan yang nantinya Kalimantan menjadi ibukota negara dengan infrastruktur untuk orang banyak.

“Melihat perkembangan jaman sudah modern dan untuk itu negara kita akan mengembangkan semuanya dalam pengembangan energi terkhusus nuklir, karena nuklir ini sangat ramah lingkungan mengingat negara-negara maju menggunakan dan tidak menggunakan batubara lagi,” jelasnya.

Sebelumnya telah diserahkan miniatur PJU-TS dari Kementerian ESDM RI kepada Wakil Sementara DPRD Banjar, H Agus Maulana Rusli, dan dilanjutkan dengan peresmian Lampu PJU di jalan Sekumpul Ujung Desa Indrasari tembusan Stadion Demang Lehman Martapura. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->