Kabupaten Hulu Sungai Utara
Ini Respon Fraksi-Fraksi DPRD HSU Terkait Raperda APBD 2025
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memberikan respon positif terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten HSU tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025.
Respon tersebut disampaikan dalam rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi -fraksi DPRD HSU atas penyampaian penjelasan kepala daerah terhadap Raperda tentang APBD tahun anggaran 2025, Senin (21/10/2024).
Enam Fraksi di DPRD HSU menyampaikan pemandangan umum masing-masing yakni Fraksi Golkar dengan buru bicara Almien Ansar Safari, Fraksi PKB juru bicara Junaidi, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera juru bicara H Rustam, Fraksi Gerindra juru bicara Andini, Fraksi PPP juru bicara Abdurrahman, dan Fraksi PDIP dengan juru bicara Tedy Suryana.
Baca juga: KLHK Dipecah Dua, Ahli Hukum Lingkungan: Dua Sosok Itu Memiliki Kedekatan dengan Tambang

Pemandangan umum tersebut didengar langsung Sekertaris Daerah (Sekda) HSU Adi Lesmana, Ketua DPRD HSU Ahmad Fadillah beserta anggota, Forkopimda, dan kepala SKPD di lingkungan Pemkab HSU.
Juru bicara Fraksi Golkar Almien Ansar Safari mengapresiasi Pemkab HSU dimana untuk tahun 2025 Raperda APBD Pemkab HSU mendapatkan target pendapatan dengan estimasi sebesar Rp1,38 lebih. Mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya di tahun 2024 sebesar Rp1,36 triliun lebih atau naik sekitar 1,46 persen.
“Kami mengapresiasi atas kinerja seluruh eksekutif Pemerintah Kabupaten HSU terhadap kenaikan estimasi pendapatan daerah ini, baik dari PAD maupun pendapatan dari transfer pemerintah pusat dan antar daerah,” kata Almien.
Baca juga: Dugaan Pelanggaran Money Politik Pilwali Banjarbaru Gugur
Fraksi Golkar berharap pemerintah daerah punya kebijakan yang mengoptimalkan pengelolaan pendapatan daerah khususnya PAD pada aspek pajak daerah maupun retribusi daerah, serta aspek lainnya.
Sementara juru bicara Fraksi PKB Junaidi mengharapkan peningkatan efesiensi pengelolaan anggaran dengan memperhatikan tujuan, indikator, dan sasaran. Sehingga dapat dicapai untuk mensejahterakan masyarakat.
Selain itu, persoalan program penuntasan kemiskinan, dampak inflasi dan alokasi anggaran untuk peningkatan sarana prasarana Pondok Pesantren di Kabupaten HSU menjadi pesan titipan sebagai wakil rakyat kepada Pemkab HSU agar dapat diprioritaskan.
Baca juga: Nikmati Musik Jazz yang Syahdu di Jazz Gunung Burangrang Bersama BRImo !
Di lain pihak, juru bicara Fraksi PDIP Tedy Suryana mengharapkan dalam Raperda APBD tahun 2025, Pemkab HSU dapat memprioritaskan pembangunan terutama untuk program penuntasan kemiskinan, terciptanya lapangan kerja, peningkatan infrastruktur, peningkatan sektor pertanian, kesehatan dan pendidikan.
“Raperda APBD yang nantinya menjadi Peraturan Daerah dapat menjawab kebutuhan masyarakat, dan menjadi instrumen mewujudkan visi dan misi Kabupaten HSU mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan,” tutupnya.(kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluBegini Respon Wali Kota Lisa Halaby Soal Pertamax Naik
-
Kota Banjarbaru3 hari yang lalu205 PNS Pemko Banjarbaru akan Masuki Masa Pensiun
-
HEADLINE2 hari yang laluCatatan Banjir Kalsel 2025 : 94 Ribu Rumah Terendam, 450 Rumah Rusak
-
Kalimantan Timur1 hari yang lalu9 Tahun di Penjara, Rita Widyasari Pulang Kampung Disambut Warga
-
Olahraga3 hari yang laluProgram Pembinaan dan Pemberian Insentif Berkelanjutan Atlet dan Pelatih
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPenataan Lanskap Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Dipercepat

