Connect with us

Peristiwa

Ditemukan Mayat Mengapung di Sungai Riam Kiwa Pengaron, Tanpa Identitas Diri

Diterbitkan

pada

Temuan mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di Desa Loktunggul RT 1 Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Rabu (23/1). Foto : polsek pengaron

MARTAPURA, Warga Pengaron dibuat geger atas temuan mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di Desa Loktunggul RT 1 Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Rabu (23/1).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kanalkalimantan.com sesosok mayat tersebut di temukan mengapung di sungai Ruam Kiwa dengan posisi telungkup sekitar pukul 10.00 Wita. Saat diangkat dari sungai dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas Polsek Pengaron, tidak ditemukan kartu identitas diri, bahkan tidak satupun warga yang mengenali sosok mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Sesoyok mayat tanpa identitas yang diperkirakan sudah dua hari tenggelam tersebut mengenakan kaos warna merah dan berambut pendek, berumur sekitar 40 tahun, tinggi sekitar 155 centimeter, bagian kepala agak botak dan bercelana panjang olahraga.

Kaur Binnops Satreskrim Banjar Ipda Alfiansyah mengatakan, saat ini temuan mayat tanpa identitas diri tersebut dibawa ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura untuk dilakukan proses visum oleh tim dokter.

“Dari keterangan sementara tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada jenazah yang ditemukan,” ujarnya.

Perlu diketahui saat ini tim Inafis Polres Banjar dan Polsek Pengaron kesulitan melakukan identifikasi mayat karena alat dari Disdukcapil mengalami gangguan.

Setibanya di RSUD Ratu Zalecha Kabupaten Banjar, Kanit Reskrim Polsek Pengaron Aipda Ibnu Ismanto mengatakan, sampai saat ini belum ada orang yang mengenal korban ataupun mengetahui identitas diri mayat tersebut. Pihaknya telah mengambil sidik jari, akan tetapi tidak diketahui identitasnya, karena mengalami gangguan alat di Disdukcapil.

“Gangguan di Disdukcapil secara nasional, sehingga kami tidak bisa melakukan identifikasi,” katanya ditemui di ruang jenazah RSUD Ratu Zalecha. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
Advertisement