Connect with us

HEADLINE

Debit Air Naik, Warga Desa Bincau Kembali Mengungsi

Diterbitkan

pada

Kondisi air di Jalan Melati Desa Bincau Muara yang kembali terendam air, Kamis (25/2/2021). Foto: wahyu

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Belum pulih trauma bencana pasca banjir besar yang melanda Kabupaten Banjar, kini warga harus menghadapai banjir ‘gelombang’ kedua.

Rissa (17), warga Desa Bincau Muara, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, mengaku kembali harus mempersiapkan diri dan mengevakuasi barang-barang ke tempat aman.

“Genangan banjir hampir menutup sepanjang jalan Melati Desa Tunggul Irang sampai Desa Bincau Muara, ketinggian air di atas lutut orang dewasa,” kata Rissa.

Dari keterangan warga Bincau Muara ini, air dengan cepat naik, pada Rabu (24/2/2021) sore hingga malam. “Saudara saya sudah ada yang mengungsi ke tempat yang lebih aman,” bebernya saat dihubungi Kanalkalimantan.com, Kamis (25/2/2021) pagi. Sementara dirinya sendiri sementara memilih tidak mengungsi.



 

“Apabila air sudah masuk ke dalam rumah baru kami mengungsi, sementara ini air cuma di teras saja belum masuk ke dalam rumah. Ya, semoga saja cepat surut,” tuturnya.

Sementara itu, Hendra, warga Perumahan Berkat Alam Sekumpul, RT 12 Desa Bincau, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar mengakui kondisi banjar yang sama di wilayah permukiman tempat tinggalnya.

“Air naik pada kemarin sore, karena pada kemarin sore curah hujan yang cukup tinggi. Kedalaman air pun bervariasi dari 30 centimeter sampai 70 centimeter, sebagian besar rumah warga sudah terendam,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, sementara sebagian warga sudah meninggalkan rumah mereka dan memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Ya, sebagian warga ada yang sudah mengungsi dan sebagian warga yang lainnya memilih bertahan dan menjaga rumah mereka agar tidak terjadi tindakan pencurian oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” bebernya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter: wahyu
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->