Connect with us

Kota Banjarbaru

Baru Ada di SDN 1 Loktabat Utara, Dishub Banjarbaru Usul Tambah Zona Selamat Sekolah

Diterbitkan

pada

Zona selamat sekolah yang dipasang Dishub Banjarbaru di depan SDN 1 Loktabat Utara Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru mengusulkan dibuat jalur perlintasan jalan bagi anak-anak sekolah atau yang disebut Zona Selamat Sekolah (Zoss). Wacana ini akan meliputi seluruh sekolah yang tersebar di lima Kecamatan se Kota Banjarbaru.

Kepala Dishub Banjarbaru, Yani Makkie, mengatakan bahwa pemasangan Zoss tersebut demi menjamin keamanan dan keselamatan para siswa. Pun, hal yang sama akan dirasakan para orang tua saat mengantarkan atau menjemput anaknya ke sekolah.

“Sudah diusulkan dan kita tunggu saja apakah disetujui atau tidak. Saat ini, di Banjarbaru hanya ada satu sekolah saja yang sudah terpasang yakni di SDN 1 Loktabat Utara, yang berada di pinggir Jalan A Yani. Nah, kita inginnya semua sekolah mempunyai Zoss seperti itu,” katanya, Selasa (25/8/2020).

Lantas, apakah ada sekolah yang masuk dalam skala prioritas pemasangan Zoss? Dalam hal ini, Kabid LLAJ Banjarbaru, Taufik Purwanto, menegaskan bahwa seluruh sekolah tetap menjadi prioritas. Baik itu sekolah yang berlokasi di pinggir jalan kota, jalan provinsi dan jalan nasional tetap akan dilaksanakan pemasangan Zoss.



“Skala prioritas itu dilihat dari tingkat kerawanan dan arus lalu lintas di setiap sekolah. Kalau dari kita, semua sekolah diusulkan dari Kecamatan Cempaka sampai Kecamatan Liang Anggang,” ujarnya.

Memang diakui Taufik untuk anggaran pemasangan Zoss nantinya bergantung pada status jalan di masing-masing sekolah. Contoh, sekolah yang berlokasi di pinggir jalan A Yani, yang wewenangnya dipegang oleh Balai Jalan Nasional.

“Kalau Zoss yang bisa kita anggarkan itu contohnya di SMAN 2 di Kelurahan Mentaos dan SMPN 2 di Jalan Panglima Batur. Tapi tidak masalah, semua sekolah kita usulkan agar pemasangannya bisa dilakukan secara bertahap,” pungkas Taufik.

Pemasangan Zoss ini diusulkan mengingat lalu lintas di Kota Banjarbaru kian padat dengan kendaraan bermotor maupun mobil. Diengan penerapan Zoss yang disertai dengan marka kejut, marka pengingat dan zebra cross ini dapat mendukung keamanan dan keselamatan para siswa. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->