Connect with us

HEADLINE

Banjarbaru Level 3, Wali Kota: Naik Level 4 Banjarbaru PPKM Darurat

Diterbitkan

pada

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin shalat Idul Adha di rumah dinas dengan beberapa staf, Selasa (20/7/2021). Foto: humprobjb

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru saat ini berada dalam level 3 penyebaran Covid-19, dimana berdasarkan barometer dan indikator yang ada, apabila ada kenaikan sekitar 20-30 persen, Kota Banjarbaru akan berada di level 4 penyebaran Covid-19.

Sebagaimana diketahui di pulau Jawa dan sebagian di luar Jawa ada pemberlakuan PPKM darurat, karena penyebaran Covid-19 sudah berada pada level 4, maka daerah harus memberlakuan PPKM darurat.

Kondisi level 3 penyebaran Covid-19 di Kota Banjarbaru diakui Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, setelah menggelar shalat Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/7/2021) pagi.

Di tengah pandemi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin melaksanakan shalat Idul Adha di rumah dinas secara terbatas. Imam dan khatib Ustadz H Muhammad Anwar.



 

 

Shalat Ied terbatas di rumah dinas Wali Kota Banjarbaru, Selasa (20/7/2021) pagi. Foto: humprobjb

Terkait shalat Idul Adha 1442 Hijriyah di rumah, Wali Kota Banjarbaru mengatakan, saat ini Kota Banjarbaru berada di level 3 dalam penyebaran Covid-19, berdasarkan barometer dan indikator yang ada, apabila ada kenaikan sekitar 20-30 persen lagi Kota Banjarbaru akan berada di level 4 penyebaran Covid-19.

“Agar tidak sampai kita berada level 4 penyebaran Covid-19, seluruh masyarakat bersama-sama untuk menjalankan protokol kesehatan 5M secara ketat,” ingatnya.

“Di beberapa daerah ada pemberlakuan PPKM darurat, karena sudah masuk level 4, daerah harus memberlakuan PPKM darurat,” sambungnya.

Sementara itu, dalam khutbah shalat ied di rumah dinas, Ustadz H Muhammad Anwar menyampaikan bahwa berkurban di tengah pandemi bukanlah sesuatu halangan, justru saat pandemi ini jadi momentum menumbuhkan jiwa kemanusiaan dengan berkurban dan berbagi dengan sesama.

Ustadz H Muhammad Anwar juga mengingatkan agar selalu menerapkan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Setelah melaksanakan shalat Idul Adha, Wali Kota Banjarbaru mengatakan, bagaimana cara mensyukuri hidup dengan belajar bagaimana dengan belajar bersyukur seperti Nabi Ibrahim yang belajar ikhlas, untuk kebesaran dan berjuang di jalan Allah SWT.

Baca juga: Viral Fenomena Tanah Bergerak di Desa Sawang Tapin, Puluhan Hektare Sawah Rusak!

Mengamalkan dan mencontoh Nabi, semakin mempertebal iman, memperteguh dan memperkuat keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.

Sekda Banjarbaru melakukan pemotongan hewan kurban di Balai Kota Banjarbaru, Selasa (20/7/2021). Foto: humprobjb

Baca juga: Dalih Ekonomi, Bayaran 1 Juta Ifan Jadi Kurir Sabu di Banjarmasin

“Bersama-sama menjaga keselamatan, menjaga kesehatan bagi diri sendiri, bagi keluarga kita, dan bagi lingkungan sekitar kita, tentunya dengan taat Prokes dan kita akan selalu sehat walafiat,” ingatnya.

Di lain tempat, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi diberi kepercayaan menyembelih tiga ekor sapi di Balai Kota Banjarbaru. Proses penyembelihan disaksikan langsung Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin.

Pada tahun ini Pemerintah Kota Banjarbaru menyediakan hewan kurban sebanyak 25 sapi, 3 sapi di Balai Kota, 15 sapi disebar ke kelurahan dan 7 ekor sapi dipotong di lingkungan SKPD Kota Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/al)

Reporter : al
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->