Connect with us

HEADLINE

Ada Sepeda Motor Bebek, Warga Sempat Bertemu Supianor Sebelum Ditemukan Mengapung

Diterbitkan

pada

Sepeda motor bebek Honda Supra yang ditemukan sekitar 5 Km dari lokasi penemuan mayat mengapung di Banyu Hirang, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Senin (16/11/2020). Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Aparat Polsek Simpang Empat masih berupaya keras melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat Supianur (51), di sebuah sungai di Banyu Anyar, desa Cintapuri, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, Senin (16/11/2020).

Sekadar diketahui mayat pria ditemukan mengapung di sungai masih mengenakan jaket warna merah, masih mengenakan sebuah helm berwana merah.

Saat dikonfirmasi Kanalkalimantan, Kapolsek Simpang Empat Iptu Zulkifli mengatakan, sudah mengumpulkan sejumlah informasi penting.

“Dari keterangan sementara korban pada hari Minggu (15/11/2020), saat itu mau berangkat ke arah Marabahan, kemudian sepeda motor milik korban mengalami kerusakan, sehingga membuat korban berjalan kaki, di dekat lokasi korban ditemukan bertemu warga, dan ditanya mau kemana, korban menjawab mau pulang,” papar Zulkifli kepada Kanalkalimantan, Senin (16/11/2020) siang.



 

“Tidak jauh dari TKP sekitar 5 kilometer ditemukan sebuah sepeda motor Honda Supra warna hitam biru dengan nomor polisi DA 2237 CC, diduga milik korban,” tutur Kapolsek Simpang Empat.

Iptu Zulkifli mengatakan, pada pukul 07:00 Wita, seorang warga yang sedang naik klotok menemukan tubuh sudah tidak bernyawa lagi dan mengapung di sungai.

“Untuk sementara tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban, korban dievakuasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura, keluarga korban juga sudah menyampai ke RS,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidakan, bagaimana korban bisa ditemukan sudah tidak bernyawa di permukaan air. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

Barito Putera Pastikan Ikut dalam Turnamen Pramusim Piala Menpora 2021

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pelatih Barito Putra Djadjang Nurdjaman Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Klub kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) Barito Putra dipastikan akan mengikuti turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Djadjang Nurdjaman, selaku Pelatih Barito Putra mengatakan, kalau ia telah menyiapkan 24 pemain tanpa pemain asing.

“Pemain yang saya panggil yang dulu-dulu juga. Mereka akan mulai berkumpul 7 Maret di Yogyakarta. Tanggal 8 Maret kita resmi mulai latihan bersama untuk kompetisi ini,” ujarnya.

Untuk sementara hanya ada dua pemain baru yang memperkuat tim ini untuk turnamen yang digelar mulai 20 Maret sampai 25 April itu.



“Tapi nanti saja saya sampaikan dua pemain baru itu,” ucapnya
Djadjang memastikan Rizky Pora juga diboyong ke Yogya guna mengikuti latihan persiapan mengikuti kompetisi ini.

Pelatih tim Barito menyatakan semua perlu bersyukur dengan adanya kompetisi saat pandemi Covid-19, yang mana telah membuat kegiatan kompetisi selama ini menjadi vakum.

“Sudah kita syukuri saja, setidaknya ada kegiatan pramusim, daripada tidak ada kegiatan sama sekali kompetisi,” kata Djajang.

Dia mengakui, kompetisi yang digelar mendadak ini, membuatnya tidak maksimal mempersiapkan tim dalam waktu singkat. Tetapi Djajang optimistis pemain-pemainnya akan cepat beradaptasi dan akan memberikan yang terbaik saat kompetisi nanti.

“Kita siapkan tim yang solid untuk bisa juara,” pungkas Djajang.(Kanalkalimantan/Tius)

 

Reporter : Tius
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

Kisah Wabup OKU ke Lokasi Pelantikan Pakai Baju Tahanan, Tangan Diborgol

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu terpilih, Johan Anuar. Foto: Antara
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Ada cerita menarik dalam pelantikan kepala daerah yang dilaksanakan serentak kemarin, Jumat (26/2/2021). Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) terpilih, Johan Anuar, berangkat ke lokasi pelantikan dengan memakai baju tanahan dan tangan diborgol.

Johan merupakan terdakwa kasus korupsi tanah pemakaman di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Johan keluar ke lokasi pelantikan dengan pengawalan ketat personel Brimob.

Kuasa hukum Johan, Titis Rachmawati, sempat meminta awak media tidak melakukan peliputan. Demikian disampaikannya di tahanan sebelum Johan keluar menuju lokasi pelantikan.

“Prinsipnya Johan Anuar bersedia dilantik di Griya Agung dan prosesnya sudah sesuai dengan protokol yang diamanatkan KPK, jadi mohon rekan-rekan media tidak meliput di sini (rutan, red.) silakan liput di Griya Agung,” kata Titis sebelum Johan dikeluarkan.



 

Saat Johan keluar, seperti dikutip dari Antara, ia langsung masuk mobil jaksa KPK. Bersama rombongan Ia kemudian berangkat ke Griya Agung Palembang untuk dilantik oleh Gubernur Sumsel Herman Deru sebagai Wabup Ogan Komering Ulu.

Menurut Titis, pengawalan KPK terhadap Johan hanya sebatas dari rutan sampai pintu gerbang Griya Agung, selanjutnya Johan diserahkan kepada panitia pelaksana pelantikan dengan tetap dikawal.

Johan dilantik mendampingi Bupati Ogan Komering Ulu terpilih, Kuryana Azis, sebagai kepala daerah setempat periode 2021-2026 setelah menang melawan kotak kosong pada Pilkada 2020. Keduanya juga termasuk petahana.

Pengadilan Negeri Palembang mengizinkan Johan Anuar menjalani pelantikan sebagai kepala daerah di luar Rutan Pakjo Palembang setelah Kemendagri mengirimkan surat pemberitahuan.

Namun, Johan hanya diberi waktu berada di luar rutan pada Jumat (26/2/2021), mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Johan juga terancam langsung dinonaktifkan sebagai wabup setelah pelantikan karena statusnya masih terdakwa.

Sebelumnya, Johan Anuar didakwa melakukan tindak pidana korupsi pada pengadaan tanah pemakaman yang merugikan negara Rp 5,7 miliar. Tindakan tersebut dilakukan saat Johan Anuar masih menjabat Wakil Ketua DPRD Ogan Komering Ulu pada 2012.

Johan Anuar ditahan KPK di Rutan Polres Jakarta Pusat pada 10 Desember 2020, atau satu hari setelah tahapan pencoblosan pilkada serentak di mana tersangka menjadi calon wakil bupati tunggal berpasangan dengan Kuryana Azis.

Penahanan tersangka dilakukan setelah lembaga antirasuah itu mengambil alih perkara kasusnya dari Polda Sumsel pada 24 Juli 2020. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->