Connect with us

kampus

Maju Calon Ketua PMII Banjarmasin, Ini Visi Misi Bawaihi

Diterbitkan

pada

Calon Ketua Cabang PMII Banjarmasin, Bawaihi Sfarm SH. Foto: ist 

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Momentum pergantian kepemimpinan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Banjarmasin memunculkan kader-kader pengganti baru.

Salah satunya ialah Bawaihi, yang menyatakan siap maju sebagai calon Ketua Cabang PMII Banjarmasin.

Kader muda berlatar belakang akademik farmasi dan hukum ini membawa semangat pembaruan dan penguatan kaderisasi.

Baca juga: ART Bupati Fadia Arafiq Disulap Jadi Dirut, Tugasnya Ambil Duit

Dengan gagasan besar membawa organisasi menuju arah yang lebih progresif, Bawaihi menegaskan PMII harus tetap menjadi ruang perjuangan intelektual mahasiswa yang berpijak kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.

“Terwujudnya PMII Cabang Banjarmasin yang progresif, kaderisasi kuat, responsif terhadap isu keumatan dan kebangsaan, serta berakar pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah” menjadi visi utama yang diusung Bawaihi.

Visi ini menekankan pentingnya membangun PMII Cabang Banjarmasin yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan sosial dan kebangsaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca juga: Bazar Tebus Murah di Guntung Payung

Untuk merealisasikan visi tersebut, dia menyiapkan enam misi utama yang berisi langkah-langkah strategis.

Pertama, penguatan sistem kaderisasi melalui optimalisasi pelaksanaan jenjang kaderisasi formal seperti MAPABA, PKD, dan PKL secara lebih terstruktur dan berkualitas. Selain itu, ia juga mendorong terbentuknya sistem mentoring kader berbasis minat dan potensi agar proses pembinaan kader berjalan berkelanjutan.

Kedua, meningkatkan militansi dan ideologisasi kader dengan memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Aswaja dan Nilai Dasar Pergerakan (NDP). Upaya ini akan diwujudkan melalui forum diskusi rutin, sekolah kader, hingga pelatihan kepemimpinan yang mampu mencetak kader intelektual dan berintegritas.

Baca juga: Mengacu Spobnas, Dispora Kalsel Fokus Atlet Angkat Besi dan Dayung

Ketiga, Bawaihi ingin mendorong PMII menjadi gerakan intelektual dan advokatif yang responsif terhadap berbagai isu strategis seperti pendidikan, lingkungan, serta kebijakan publik di Banjarmasin. Ia juga berencana membentuk tim advokasi kader untuk mengawal kepentingan mahasiswa dan masyarakat.

Keempat, dalam aspek kelembagaan, ia menargetkan kemandirian organisasi melalui penguatan sistem administrasi yang profesional dan transparan, sekaligus mengembangkan unit usaha produktif sebagai penopang kemandirian finansial organisasi.

Kelima, ia menilai pentingnya memperluas jaringan dan kolaborasi strategis, baik dengan alumni, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan, maupun pemerintah daerah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa PMII tetap harus menjaga independensi gerakannya.

Baca juga: Bupati Abdul Hadi Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Warga Lok Batu

Terakhir, Bawaihi menekankan penguatan konsolidasi internal dan soliditas komisariat melalui komunikasi yang aktif antara pengurus cabang dan komisariat, serta agenda konsolidasi rutin guna menjaga semangat persaudaraan dan solidaritas kader.

Dengan kolaborasi seluruh kader ditambah semangat pergerakan kuat, Bawaihi optimis PMII Banjarmasin bisa menjadi organisasi mahasiswa yang tidak hanya aktif di internal kampus, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

“PMII harus menjadi rumah kader yang melahirkan pemimpin masa depan, kader yang kritis, berintegritas, serta mampu membawa perubahan positif bagi umat dan bangsa,” ungkapnya.

Gagasan tersebut diharapkan dapat membawa PMII Cabang Banjarmasin menjadi organisasi yang semakin kuat dalam kaderisasi, tajam dalam gerakan intelektual, dan tetap kokoh berlandaskan nilai-nilai Aswaja. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor: bie


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca