HEADLINE
2026 Proyek Rehabilitasi Tahap II Kolam Renang Idaman Dilanjutkan, Ini Penjelasan Dinas PUPR Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tahap II proyek rehabilitasi Kolam Renang Idaman Banjarbaru akan berlanjut pada tahun 2026 masih dengan mengusung konsep indies heritage.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Banjarbaru sempat menunda sementara proyek penataan ulang kolam renang yang sedianya dikerjakan awal tahun 2025.
Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru mengungkap alasan proyek dengan pagu anggaran Rp5,9 miliar ini sempat tertunda.
Baca juga: Coktas Pemilih Triwulan III KPU Banjarbaru, Ini Masalah yang Didapati

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Banjarbaru, Nina Aprodita. Foto: wanda
“Dengan anggaran Rp5,9 miliar proyek rehabilitasi sudah dilaksanakan sejak tahun 2023 dan sudah diresmikan. Karena ini pekerjaan yang dilaksanakan dua tahap, pertama di tahun 2024 kemarin dan sedianya tahun 2025 ini dilanjutkan,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Banjarbaru, Nina Aprodita, Selasa (9/9/2025) siang.
“Beberapa pekerjaan memang sebenarnya kita tidak kita laksanakan, karena itu dikerjakan pada tahap kedua nantinya,” sambung dia.
Sesuai perencanaan pihak DPUPR Banjarbaru membuat nuansa kolam renang yang dibangun pada tahun 1990 ini kembali ditata ulang dengan perpaduan gaya kuno khas kolonial aksen modern.
Baca juga: Pra-Evaluasi SAKIP 2025, Kota Banjarbaru Naik Prediket BB

Pada pengerjaan tahap kedua, perencanaan telah matang dilakukan tim perencanaan dari Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat.
“Dalam perencanaan tersebut secara keseluruhan sudah mencakup dari semua item pekerjaan yang harus dilaksanakan. Contohnya, ada beberapa rehabilitasi untuk kolam utama, juga ada kolam anak,” jelasnya.
Selain fungsi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarbaru, kolam renang ini juga digunakan untuk pembinaan para atlet.
Baca juga: Pj Sekda Banjarbaru: ASN Harus Jadi Panutan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor
Sehingga dalam hal perencanaandilakukan rehabilitasi untuk kolam latihan, kolam persiapan, serta kolam khusus perempuan.
“Pada saat perencanaan dibuat itu, kolam perempuan biasanya bisa untuk latihan berenang cuma setiap hari Rabu,” ungkap Nina.
“Kemudian sesuai dengan aturan, suatu daerah bisa menyelenggarakan suatu kompetisi antara sekolah atau lembaga pendidikan, dimana daerah itu paling tidak harus memiliki satu kolam utama, satu kolam latihan,ndan satu kolam persiapan,” sambungnya.
Baca juga: 14 Santri dan Santriwati Dilepas Tempuh Pendidikan ke Timur Tengah
Penataan kembali 5 buah kolam itu diakui tidak bisa sertamerta dilakukan pada tahap yang sama maupun tahun sama.
Sebab APBD Kota Banjarbaru diketahui tidak menunjang untuk melaksanakan penataan ulang dalam satu waktu.
“Karena ada pekerjaan-pekerjaan lain yang harus diprioritaskan sehingga dilaksanakan dua tahap. Jadi kalau misalnya dilihat seperti tidak selesai, maka bukan tidak selesai, tetapi memang mau dilanjutkan,” sebut dia.
Lanjutan proyek penataan ulang Kolam Renang Idaman telah masuk dalam anggaran tahun 2026 telah dibahas bersama tim Banggar denhan TAPD Kota Banjarbaru.
“Sesuai dengan perencanaan harusnya dilanjutkan awal tahun ini, tapi karena ada perubahan paradigma prioritas pembangunan, dan arah pembangunan, lalu ini ditangguhkan, kemudian itu akan dilanjutkan nanti di tahun depan,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWakapolda Kalsel Janjikan Zero Tolerance Pelanggaran Anggota
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluTata Kelola Sampah di Banjarmasin Masih Buruk, Ini Salah Satu Solusi yang Ditawarkan
-
HEADLINE2 hari yang laluDitagih Mahasiswa, Kasus-kasus Polda Kalsel Libatkan Polisi yang Tak Tuntas
-
Kalimantan Barat3 hari yang laluDaftar Tatung Legendaris yang Tampil di Cap Go Meh Singkawang 2026: Sosok di Balik Ritual Mistis
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluPasar Murah Diskoperindag HSU di Desa Tambalang Raya
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluIni 6 Tuntutan BEM se-Kalsel kepada Kepolisian

