Kota Banjarmasin
14 Santri dan Santriwati Dilepas Tempuh Pendidikan ke Timur Tengah
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR melepas 14 santri dan santriwati Kota Banjarmasin untuk menempuh pendidikan program beasiswa ke Timur Tengah.
Pelepasan berlangsung di aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, Senin (8/9/2025) siang.
Program bantuan pendidikan tersebut difasilitasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin.
Baca juga: Sejarah Hari Olahraga Nasional 9 September
Sepuluh santri dan santriwati akan melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa ke Kota Tarim, Hadramaut, Yaman, melalui program beasiswa.
Sedangkan 4 santri dan santriwati lainnya akan menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Ketua MUI Banjarmasin Habib Ali Khaidir Al-Kaff mengatakan, program yang telah berjalan sejak 2021 hingga 2024 ini sudah memberangkatkan sebanyak 45 orang baik ke Hadramaut maupun Kairo.
“Dengan tambahan 14 peserta pada tahun 2025 ini, total santri dan santriwati asal Banjarmasin yang menempuh pendidikan di Timur Tengah kini mencapai 59 orang,” ujar Habib Ali.
Bantuan pendidikan ini menurutnya dapat meningkatkan kontribusi generasi muda dalam penguatan dakwah di Kota Seribu Sungai.
“Hal ini juga menjaga marwah Kota Banjarmasin sebagai salah satu pusat pendidikan agama di Kalimantan Selatan,” pungkas Ali.
Baca juga: Pj Sekda Banjarbaru: ASN Harus Jadi Panutan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor
Sementara itu, Wali Kota Yamin mengapresiasi kerja keras peserta yang telah melewati seleksi ketat di pondok pesantren masing-masing.
“Semoga beasiswa ini bermanfaat, dan setelah lulus nanti bisa memberikan kontribusi besar dalam pengembangan dakwah di kota tercinta,” ungkap Wali Kota Banjarmasin.
Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin, pihaknya terus mendukung program-program yang berkaitan dengan pendidikan utamanya tentang nilai-nilai keagamaan.
Baca juga: Pra-Evaluasi SAKIP 2025, Kota Banjarbaru Naik Prediket BB
“Karena kita yakin pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun masyarakat yang berkarakter, religius, damai dan sejahtera, mari kita lepas keberangkatan mereka dengan doa dan restu terbaik,” tutup Yamin.
Di tempat yang sama, Tokoh Ulama Banua, Habib Fathurrahman Bahasyim mengatakan, adik-adik santri maupun santriwati bisa kuat menjalani pendidikan selama 4 tahun.
“Ulun percaya dan yakin, pasti memiliki akhlak yang luar biasa meskipun berada di negeri orang,” tandas Fathurrahman. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTahfidz 10, 20, dan 30 Juz Putra Kafilah HSU ke Final
-
kampus2 hari yang laluTim Peneliti FKIP ULM Ciptakan Modul Ajar Ekologi dan Pelestarian Lahan Basah Berbasis 4K
-
OPINI3 hari yang laluRevisi UU Polri 2026: Antara Argumen Negara dan Kembalinya Dwifungsi
-
HEADLINE1 hari yang laluKPK Geledah BPK Sumsel, Temukan Dokumen Manipulasi WTP Muara Enim
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluWujudkan Infrastruktur yang Berjualitas dan Aman, Dinas PUPR Kalsel Gelar Bimtek Pembinaan Jasa Konstruksi
-
Pendidikan3 hari yang laluEduAction Series #3 Kenalkan Anak Muda Peluang Belajar di Luar Negeri


