Kabupaten Hulu Sungai Utara
Viral Habib Palsu di Amuntai, Ini Penjelasan Kapolsek Sungai Pandan
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Mendadak viral ramai diperbincangkan warga, seorang laki-laki tinggal di Desa Rantau Karau Hulu, Kecamatan Sungai Pandan (Alabio) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terpaksa dipanggil polisi.
Ya, laki-laki bernama asli Ubbay Dillah Ayyubi diduga mengaku sebagai habib alias habib palsu.
Hal ini terungkap setelah video pembacaan surat pernyataan Ubbay, membenarkan bahwa dirinya bukanlah sebagai seorang habib, beredar luas di jejaring sosial WhatsApp grup.
Identitas seseorang habib itu terungkap pada saat Forum Komunikasi Silaturahmi dan Tabayyun antara pihak Kecamatan, MUI, Polsek Sungai Pandan, Koramil Sungai Pandan dan Rabithah Alawiyah di kantor Kecamatan Sungai Pandan pada Minggu (24/10/2021) sore.
Baca juga : Sejarah Ikonik Kota Banjarbaru, Kincir Angin Komet Rencana Dibangun Ulang
Disaksikan Ketua MUI Kecamatan Sungai Pandan KH Fakhruddin Salman, pihak Rabithah Alawiyyah Sadiq Muhammad, Camat Sungai Pandan Surya Supi, Kapolsek Sungai Pandan Iptu Agus Sumitro, dan pihak Koramil Sungai Pandan.
Dalam tayangan video yang beredar, diterangkan Habib Zakaria Bahasyim bahwa pria kelahiran Bondowoso 10 Maret 1988 tersebut merupakan bukan bangsa alawiyyin.
Kapolsek Sungai Pandan Iptu Agus Sumitro, kepada Kanalkalimantan.com, Senin (25/10/2021) membenarkan akan kejadian dan adanya pertemuan tersebut.
Agus Sumitro menilai kendati tidak ada pernyataan Ubbay yang menyebutkan sebagai seorang habib secara langsung, dan tidak adanya laporan kerugian secara materil, namun keresahan yang timbul di masyarakat perlu dicari jalan keluarnya.
Baca juga : Jokowi Minta Harga Tes PCR Turun Jadi Rp 300 Ribu, Berlaku 3×24 Jam
“Meski tidak ada alasan baginya mengaku sebagai seorang habib, tetapi pada pertemuan kemarin ia (Ubbay, red) dalam surat pernyataannya mengakui bukan merupakan habib,” jelas Kapolsek.
“Saat ini Ubbay masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres HSU, untuk kerugian secara materi tidak ada laporan,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Bisnis2 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar
-
Budaya3 hari yang laluPerhelatan Tari Taman Budaya Kalsel Sambut Hari Tari Dunia 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Banjar Rotasi Empat Pejabat, Berikut Nama-namanya
-
Bisnis2 hari yang laluTerus Naik, Investasi di Kalsel Mencapai Rp35 Triliun pada 2025
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Intan Banjar Serahkan Dividen untuk Pemkab Banjar






