Kabupaten Hulu Sungai Utara
Punya Generator Oxygen Central Sendiri, RSUD Pambalah Batung Pastikan Stok Aman
KANALKALIMANTAN. COM, AMUNTAI – Memastikan ketersediaan oksigen di fasilitas kesehatan, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK, melakukan monitoring Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pambalah Batung Amuntai,Rabu (21/7/2021).
Didampingi langsung Direktur RSUD Pambalah Batung Amuntai dr Mochammad Yandi Friyadi, dalam monitoring Bupati HSU memantau fasilitas instalasi oksigen medis RSUD Pambalah Batung Amuntai, sejauh mana ketersediaan oksigen di RSUD tersebut.
Dr Mochammad Yandi Friyadi disela kegiatan mengatakan, RSUD Pambalah Batung Amuntai pada tahun 2019 sudah melakukan pembelian mesin generator oxygen central.
Baca juga: Pasien Covid-19 Jadi ‘Beban’ Sendiri RSD Idaman, RS Swasta Diminta Tampung Pasien
Menurut Dirut RSUD Pembalah Batung, satu unit mesin generator oxygen central tersebut dapat berfungsi menghasilkan oksigen dengan kapasitas 100 liter per menit (LPM).

Ada dua unit 2 mesin tersebut di RSUD Pambalah Batung Amuntai saat ini, sehingga total oksigen yang bisa dihasilkan mencapai 200 LPM.
“Jadi kami sehari bisa memproduksi 16 tabung oksigen, mesin ini bukan cuma sebagai penampung oksigen, tapi juga penghasil oksigen jadi, karena penghasil oksigen jadi RSUD bisa memproduksi oksigen sendiri, dimana saat pandemi Covid-19 ini oksigen dibutuhkan, kami sudah memproduksi sendiri, tidak bergantung lagi dengan suplai oksigen dari luar,” jelas Yandi.
Baca juga: Ruang Isolasi Covid di RSD Idaman Penuh, 5 Pasien Masih di IGD, 1 Pasien WNA China
Lebih lanjut, dr Yandi menambahkan dengan kapasitas 200 LPM tersebut, oksigen yang dibutuhkan sudah mampu memenuhi kebutuhan 9 ruang, diantaranya untuk ruang Tulip, UGD, super VIP, hemodealisa , perinatologi, ICU, ruang operasi, ruang bedah, hingga isolasi covid.(kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





