Lifestyle
Vintage dan Unisex, Model Celana Cutbray Kembali Digandrungi
KANALKALIMANTAN.COM – Tren mode dan gaya busana tidak hanya berkembang tapi juga berputar. Ada kalanya, model celama cutbray yang lawas kembali disukai fashionista.
Celana jadul ini bisa dibilang penguasa mode di era 70-an. Modelnya semakin disenangi setelah dipopulerkan artis legendaris, Elvis Presley.
Merangkum Yukepo.com, celana cutray dikatakan sudah ada sejak abad 19. Namun, jenis celana ini baru booming setelah King of Rock and Roll, Elvis Presley menjadikannya sebagai fashion statement andalan di tahun 1970-an.
Potongan celana cutbray memang modis banget, yakni melebar dari bagian lutut ke bawah. Tidak heran jika banyak orang yang kemudian menyebutnya sebagai celana lonceng.

Ilustrasi perempuan mengenakan celana model cutbray. (Unsplash/Red Hat Factory)
Modelnya yang netral membuat celana cutbray dianggap cocok untuk berbagai postur tubuh. Potongannya juga unisex sehingga bisa dipakai siapapun, baik laki-laki maupun perempuan.
Mengingat puncak kejayaannya adalah tahun 70-an, celana cutbray kini identik dengan kesan retro. Celana ini dulunya sering dipakai anak muda gaul saat hangout hingga pergi ke tempat hiburan.
Selain bisa membuat kaki tampak lebih jenjang, celana cutbray pada dasarnya memang mudah dipadukan dengan outfit lainnya. Itulah kenapa banyak anak menyukainya.
Sekarang, popularitas cutbray memang tak seberapa jika dibandingkan celana skinny. Namun sejak 2017 lalu, celana cutbray rupanya mudah diminati kembali.
Bukan cuma modis, celana cutbray memang sangat nyaman dikenakan. Bentuknya yang melebar membuat kaki lebih bebas bergerak. Jadi, wajar jika dia kembali digemari anak muda masa kini.
Jika mau simpel dan kasual, celana cutbray cukup dipadukan dengan kaus dan sneakers. Kalau ingin lebih formal, bisa juga dikombinasikan dengan kemeja atau atasan turtleneck.
Kamu juga bisa memadukannya dengan alas kaki yang lebih girly seperti sepatu hak tinggi dan wedges. (suara.com)
Editor : kk
-
HEADLINE3 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
HEADLINE3 hari yang laluJerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDilantik Sebagai Ketua BPC HIPMI Banjar, Muhammad Zaini Fokus pada Pengaderan dan Pembinaan Anggota
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluMeriahkan Hari Jadi Banjarbaru, PTAM Intan Banjar Promo Pasang Baru dan Aktifkan Kembali
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluSusur Sungai Pembersihan Bantaran Sungai Karet Loktabat Utara
-
Budaya2 hari yang laluPerhelatan Tari Taman Budaya Kalsel Sambut Hari Tari Dunia 2026






