Connect with us

Kabupaten Kapuas

Vaksinasi di Kapuas, Bupati Ben: 73.000 Orang Lansia Harus Tervaksin per 1 Juli

Diterbitkan

pada

Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT menjadi Irup apel operasi yustisi Tim Pemburu Covid-19, maskerisasi, vaksinasi dan rapid test massal, Selasa (8/6/2021). Foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT menjadi Inspektur Upacara (Irup) apel operasi yustisi Tim Pemburu Covid-19, maskerisasi, vaksinasi dan rapid test massal secara serentak di halaman Mapolres Kapuas, Selasa (8/6/2021).

Tampak hadir mengikuti apel, Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, Dandim 1011/KLK Letkol Inf Ary Bayu Saputro, Kalak BPBD Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga, Kepala Dinas Kesehatan Apendi, Kepala Dinas Kominfo Dr H Junaidi, Kepala Dinas Perhubungan Vitrianson, PJU Polres Kapuas dan seluruh anggota tim gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Kapuas.

Bupati Kapuas mengatakan, sudah satu tahun lamanya untuk berjuang melepaskan diri dari wabah Covid-19, sekarang seluruh insan manusia diminta untuk merubah perilaku kehidupan sehari-hari agar terhindar dari terpapar Covid-19.

“Kuncinya adalah dengan menerapkan protokol kesehatan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi,” ujarnya.



 

Lebih lanjut, Bupati Kapuas dua periode itu pun mengatakan fokus Pemkab Kapuas sekarang adalah melakukan vaksinisasi untuk petugas pelayanan publik, guru, tenaga kesehatan. Dan yang paling berat yaitu vaksinasi untuk para lansia yang jumlahnya sekitar 73.000 orang.

“Kita sudah sepakat berdasarkan hasil rapat dengan Kapolres, Dandim dan seluruh yang hadir, vaksin untuk lansia sejumlah 73.000 ini harus selesai pada 1 Juli 2021, untuk itu mari kita bekerja keras dan bekerjasama dalam menyukseskannya,” tegas Ben.

Apel operasi yustisi Tim Pemburu Covid-19, maskerisasi, vaksinasi dan rapid test massal secara serentak di Kabupaten Kapuas di Mapolres Kapuas, Selasa (8/6/2021). Foto: ags

Upaya yang dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19 tidak akan membuahkan hasil yang maksimal, jika dalam pelaksanaannya masyarakat masih abai. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan yang menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai Covid-19.

Mantan Kadis PU Provinsi Kalimantan Tengah itu mengungkapkan apresiasi kepada seluruh gugus tugas Covid-19 dari Polri, TNI dan Pemerintah Kabupaten Kapuas yangtelah berhasil menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kapuas.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tugas tim gabungan satgas belum selesai dalam berperang dengan pendemi Covid-19.

“Kita pun harus berani melakukan tindakan bagi yang tidak melaksanakan protokol kesehatan ini, tiada yang lain untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yaitu mengikuti protokol kesehatan dan vaksinasi,” pungkas Ben Brahim. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->