Kota Banjarbaru
Transformasi MPP Banjarbaru Menjadi MPP Digital Status Aktif
KANAKLKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarbaru berhasil mewujudkan transformasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Banjarbaru alih status menjadi MPP Digital.
Menyusul nilai dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) yang mengumumkan hasil pemantauan MPP di 60 kabupaten kota se Indonesia mencatatkan MPP Banjarbaru sebagai salah satu MPP Digital berstatus aktif.
MPP Digital hanya ada di 11 daerah yang tersebar di Indonesia buah kerja keras Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin didukung jajaran di Pemko Banjarbaru.
Baca juga: Bawaslu Kalsel Minta Penjelasan KPU Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru mengatakan, pencapaian MPP Digital berstatus aktif tersebut menjadi luar biasa karena merupakan transformasi digital pelayanan publik dalam memberikan pelayanan yang efektif kepada masyarakat Banjarbaru.
“Alhamdulillah, hari ini kita menerima kabar bahwa MPP Banjarbaru telah berstatus aktif menjadi MPP Digital. Saya pribadi mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran DPMPTSP Banjarbaru yang telah berupaya mewujudkan transformasi ini,” ucap Aditya, Rabu (6/3/2024).
Dijelaskan Wali Kota Aditya, MPP Digital di Banjarbaru pada tahapan awal ini melayani layanan administrasi kependudukan dan perizinan tenaga kesehatan.
Baca juga: Warga Serbu Pasar Murah yang Digelar Pemkab Banjar
Kendati demikian, dirinya memastikan MPP Digital akan terus melengkapi berbagai layanan lainnya.
“Layanan lainnya akan dilengkapi. Tapi harus berkoordinasi juga dengan kementerian atau lembaga untuk integrasi layanan. Pada intinya kehadiran MPP Digital bukan untuk menggantikan MPP yang ada saat ini, melainkan menjadi pelengkap model penyelenggaraan pelayanan publik terintegrasi yang telah ada,” tegasnya.
Kesuksesan MPP Banjarbaru yang kini menjadi MPP Digital berstatus aktif bukti kerja keras Wali Kota Aditya bersama jajaran menjalankan integrasi dan keterpaduan layanan digital di ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan.
Baca juga: Kali Kedua Kuala Kapuas Raih Adipura Kategori Kota Kecil
“Tujuannya tak lain agar dapat memberikan layanan yang efektif ke masyarakat,” tegasnya
MPP Digital sendiri telah diluncurkan pada Juni 2023 lalu oleh Wapres KH Ma’ruf Amin. Adapun MPP Digital menggunakan skema single sign-on yang diterapkan pada semua lini pelayanan publik di lingkup pemerintah daerah.
Dimana masyarakat dapat mengakses semua layanan hanya dengan menggunakan satu akun saja dan cukup sekali mengunggah dokumen persyaratan layanan. (Kanalkalimantan.com/bie)
Reporter: bie
Editor: kk
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”
-
Bisnis3 hari yang laluLPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung
-
NASIONAL3 hari yang laluPemerintah akan Bangun Yonif TP Setiap Kabupaten dan Kota se Indonesia
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Apresiasi Pengelolaan Sampah di Banjarbaru
-
HEADLINE2 hari yang laluTantangan Banjarbaru sebagai Ibu Kota Kalsel di Usia 27 Tahun
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluTingkatkan Kapasitas Pemuda, DPMD Kabupaten Banjar Gelar Bimtek Karang Taruna






