Connect with us

Kesehatan

Tips Menjaga Kesehatan Gigi Selama Berpuasa

Diterbitkan

pada

Prof drg Rosihan Adhani MSI, dokter gigi dan akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Foto: dok.pribadi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Saat berpuasa di bulan Ramadhan, aktivitas makan dan minum terhenti selama seharian penuh. Kemudian saat berbuka berbagai jenis makanan akan masuk ke dalam mulut.

Untuk menjaga gigi tetap sehat selama bulan Ramadhan, ahli gigi Prof drg H Rosihan Adhani memberikan sejumlah tips dan anjuran kepada masyarakat.

“Kesehatan gigi perlu dijaga sepanjang Ramadhan agar dapat beribadah dengan khusyuk dan istiqamah, gigi perlu dipelihara agar tidak terjadi kerusakan,” kata drg Rosihan Adhani, Jumat (24/3/2023).

Dalam memelihara kesehatan gigi, caranya kata Rosihan rutin menggosok gigi sesudah makan, yaitu setelah berbuka puasa dan setelah sahur. Terlebih lagi ketika hendak melaksanakan shalat.

 

Baca juga: Sekretaris Diskominfo Kapuas Berganti

“Bahwa gigi sangat mudah terjadi larutnya komponen atau mineral gigi. Gigi merupakan tulang yang berisi mineral, kalsium, posfat mudah sekali terlarut jika ada makanan manis yang lengket,” ujarnya.

Diungkapkannya, bakteri atau kuman tersisa di rongga mulut, maka akan membentuk asam yang akan melarutkan atau menghilangkan mineral-mineral gigi yang ada.

Menurutnya, proses itulah yang pada akhirnya akan menyebabkan gigi menjadi berlobang dan menimbulkan rasa sakit.

“Gigi berlobang ini jika terus menerus terjadi, akan menimbulkan rasa sakit. Karena merangsang saraf dan pembuluh darah yang ada dirongga saraf pada gigi,” kata drg Rosihan.

“Hal inilah yang harus dijaga selama berpuasa,” tambahnya.

Akademisi dari ULM ini juga mengatakan pada satu sisi masyarakat dianjurkan saat berbuka puasa agar makan makanan yang manis untuk menambah energi seperti misalnya kurma.

Baca juga: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Banjarbaru, Pengelola Perbelanjaan Modern Akui Ada Bau Menyebar

Demikian juga saat sahur, dianjurkannya untuk makan makanan yang berserat untuk mengurangi rasa lapar yang cepat saat siang hari.

Rosihan juga menekankan agar masyarakat memperhatikan ketika mengkonsumsi makanan atau minuman yang panas dan dingin agar tidak dikonsumsi bersamaan dalam rentan waktu yang pendek atau berselang-seling.

Karena menurutnya hal itu akan menyebabkan terjadinya kerapuhan pada gigi yang lama-kelamaan akan semakin memperburuk kesehatan gigi.

“Secara fisik kerapuhan pada gigi dan menyebabkan potensi yang menimbulkan kerusakan gigi,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/rizki)

Reporter: rizki
Editor: bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->