Kabupaten Hulu Sungai Utara
“Sikapos” Inovasi Nakes Teladan Kalsel Dukung Penurunan Stunting di HSU
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Inovasi gemilang di bidang kesehatan yang diperkenalkan oleh Andrian Fascal, nutrisionis berdedikasi dari Puskesmas Sungai Malang.
Peraih penghargaan Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Kalimantan Selatan (Kalsel) 2024 ini hadir di Amuntai Expo 2025 dengan inovasi transformatif yakni Sistem Informasi Kader Posyandu (Sikapos).
Sikapos hadir sebagai solusi cerdas untuk menjawab tantangan pencatatan dan pelaporan manual yang selama ini dihadapi para kader Posyandu.
Aplikasi berbasis digital ini dirancang khusus untuk memudahkan dan mengefisienkan alur informasi dari garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa langsung ke petugas kesehatan di Puskesmas.
Baca juga: Sidang PSU di MK: Tim Hanyar Sodorkan Indikasi Politik Uang, Syarifah Hayana Diminta Cabut Gugatan
Lebih dari sekadar digitalisasi data, Sikapos memiliki manfaat signifikan dalam upaya deteksi dini kasus stunting. Dengan data yang terstruktur dan real-time, petugas kesehatan dapat dengan cepat mengidentifikasi potensi risiko stunting pada balita, memungkinkan intervensi yang lebih awal dan tepat sasaran.
Inovasi ini secara langsung mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting di Hulu Sungai Utara.
“Sikapos lahir dari keprihatinan saya melihat betapa pentingnya peran kader Posyandu, namun seringkali terkendala dengan sistem pencatatan yang masih manual,” ungkap Andrian Fascal, Kamis (15/5/2025).
“Saya berharap aplikasi ini dapat menjadi jembatan informasi yang efektif, sehingga upaya kita bersama meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan stunting berjalan lebih optimal,” tambahnya.
Baca juga: DAB dan Ormas ke DPRD Banjarbaru Merespon Kasus Mama Khas Banjar
Andrian menyampaikan ucapan terima kasih kepada Puskesmas Sungai Malang, Dinas Kesehatan Kabupaten HSU dan Bappedalitbang Kabupaten HSU atas dukungan dan kesempatan yang telah diberikan.
“Saya sangat mengapresiasi dukungan yang telah diberikan. Kepercayaan dan fasilitas yang diberikan ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus mengembangkan Sikapos agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Banyak pihak yang melihat potensi besar aplikasi ini dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Keunggulan Sikapos tidak hanya terletak pada kemudahan penggunaan, tetapi juga pada kemampuannya untuk mengintegrasikan data secara komprehensif, memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi anak di wilayah kerja Puskesmas.
Baca juga: Bupati H Jani Minta Mahasiswa Wujudkan “HSU Bangkit”
“Dengan segala manfaat dan potensi yang dimilikinya, Sikapos dapat menjadi model inovasi digital di bidang kesehatan yang dapat direplikasi Puskesmas-Puskesmas lain, khususnya dalam memberdayakan kader Posyandu,” jelasnya.
Dia berharap agar pemerintah daerah, maupun pihak swasta dapat memberikan dukungan dan dorongan untuk pengembangan lebih lanjut aplikasi Sikapos.
“Pengembangan lebih lanjut akan memungkinkan Sikapos memiliki fitur yang lebih canggih dan dapat menjangkau seluruh kader Posyandu serta pihak-pihak terkait di Hulu Sungai Utara, bahkan mungkin di seluruh Kalimantan Selatan,” kata Andrian.
Kehadiran Sikapos di Amuntai Expo 2025 menjadi bukti nyata bahwa inovasi di tingkat pelayanan kesehatan primer memiliki peran krusial dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca juga: 25 CPNS Pemko Banjarbaru Ikuti Pembekalan
“Mari bersama mendukung inovasi seperti Sikapos agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesehatan bangsa,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
-
Lifestyle3 hari yang laluMasterChef Indonesia Season 13: Profil Chef Juna dan Dua Juri Profesional Baru
-
HEADLINE2 hari yang laluTipu-tipu Over Kredit Kendaraan Bermotor, 15 Mobil Disita Ditreskrimum Polda Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang laluDaftar Bansos Kemensos Desember 2025: Cara Cek & Kapan Cairnya
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluKAD Antikorupsi Kalsel Perkuat Masyarakat Sipil Cegah Korupsi
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluUji Coba Tiga Halte Baru di Ahmad Yani Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan3 hari yang lalu13 Rekomendasi KAD Antikorupsi Kalsel dari FGD dan Raker 2025



