Pulang Kerja, Lihat Ibu Angkat Penuh Luka Habis Dirampok! - Kanal Kalimantan
Connect with us

Buntok

Pulang Kerja, Lihat Ibu Angkat Penuh Luka Habis Dirampok!

Diterbitkan

pada

Teks; Tersangka Panjul saat di amankan oleh anggota Polsek Dusel. Foto: Digdo

BUNTOK, Misniarwati (52), warga jalan Agani Gandrung Buntok ditemukan sekarat oleh anak angkatnya Ali Mustofa (39) dengan penuh luka lebam. Kondisi tersebut ia dapatkan setelah dirampok oleh Syahrudin alias Panjul (29).

Ali mengatakan, saat tiba di rumah seusai bekerja, dirinya kaget ketika melihat ada banyak darah di lantai ruang tamu hingga ke kamar ibu angkatnya tersebut. Ketika mencoba mengecek ke dalam kamar, ternyata kamar tersebut dalam kondisi pintunya terkunci. “Saya baru pulang dari bekerja sekitar pukul 17.00 WIB dan melihat darah di ruang tamu yang mengarah ke kamar Ibu saya,” kata Ali.

Kapolres Barsel melalui kapolsek Dusel, Ipda Abi Karsa membenarkan kejadian perampokan tersebut. “Benar, anggota kita bersama Resmob Polres Barsel langsung bergerak cepat ke TKP setelah mendapatkan laporan dari anak korban,” kata Abi kepada Kanalkalimantan.com, Jumat (16/11) di kantornya.

Ia menjelaskan, setelah di TKP anggota langsung mendobrak pintu kamar yang terkunci, dan mendapati korban berlumuran darah dengan luka dikepala serta wajahnya lebam akibat pukulan. “Mendapatkan keterangan dari korban kita langsung memburu tersangka dan akhirnya berhasil meringkus tersangka di tokonya, di Jalan Pembangunan,” ucap Abi.

Orang nomor satu di Polsek Dusel itu juga mengatakan, lewat keterangan pelaku, sebelum kejadian dirinya datang kerumah korban, sekitar pukul 15.00 WIB, dengan niatan memberitahukan bahwa tidak bisa membayar hutang.

Ditambahkan oleh Abi, pada saat itulah pelaku karena melihat uang korban yang berada di dalam tas, secara spontan dirinya mengambil batu disekitar rumah korban dan menghantamkannya ke bagian wajah korban. Sedikitnya ada lima kali dan menyebabkan korban tersungkur dengan bersimbah darah. “Tersangka saat ini telah kita amankan, beserta uang sekitar Rp70 juta lebih, yang merupakan hasil rampokannya dari korban,” tandas Abis sekaligus mengakhiri.(digdo)

Reporter:Digdo
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  • 10
    Shares