Connect with us

HEADLINE

Polres Banjar Bekuk 4 Pembobol BPR, Mereka Beraksi Saat Kondisi Mabuk!

Diterbitkan

pada

Empat pelaku pembobol BPR akhirnya dibekuk polisi, tiga lainnya masih buron. Foto : rendy

MARTAPURA, Akhirnya empat dari tujuh anggota komplotan pelaku pembobolan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gawi Sabumi Mandar di Sungai Sipai Martapura, Kabupaten Banjar, berhasil dibekuk Jajaran Sat Reskrim Polres Banjar, Rabu (19/6) malam.

Keempat pelaku berhasil ditangkap di tempat dan waktu berbeda. Mereka adalah M Ade Fikri (26) warga Jalan A Yani Km 4.5 Kompleks Bulan Mas Desa Karangmekar Banjarmasin, Hendrico Siswandana (18) warga Jalan Bima V No 25 RT 19 Pemurusdalam Banjarmasin Selatan. Kemudian, M Agie Febrian (27) warga Jalan Sutoyo S Gang Merpati No 5 RT 44 Teluk Dalam Banjarmasin Barat serta Adi Guna Wirawan (28) Jalan Teluk Tiram Laut Gang Odi No 30 RT 30 Banjarmasin Barat.

Ditemui Jumat (21/6) siang di ruang Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Banjar, keempat pelaku nampak masih menjalani pemeriksaan bersama yang dilakukan oleh Kanit Pidum Satreskrim Polres Banjar, Ipda Andi Kohar.

Sebelum melakukan aksi, kepada kanalkalimantan.com Adi Guna mengaku tidak sendirian. Ia bersama 6 orang rekannya yang sudah dikenal sejak setahun lalu. Sebelum beraksi,  mereka terlebih dahulu melakukan pesta miras oplosan di salah satu tempat sembari merencanakan aksinya.

“Kondisinya saat itu kami semuanya sedang dalam pengaruh alkohol. Awalnya niat kami membobol sarang walet, namun setelah disurvey lokasi dan kondisinya tidak memungkinkan. Lalu kita putuskanlah beralih membobol BPR,” jelasnya.

Adi mengatakan, dalam pembobolan yang dilakukan di BPR Gawi Sabumi Mandar Sungai Sipai Martapura pada Kamis (11/4) lalu, diotaki oleh Zainal alias Burung yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Setelah berhasil merusak pintu depan dan belakang kantor BPR Gawi Sabumi dengan sebuah gunting khusus dalam aksinya malam itu, Adi dan kawan-kawan berhasil menggasak beberapa barang berharga dan materil lainnya seperti sepeda motor Satria F, dua unit CPU personal Computer, dua buah printer, empat STNK dan dua BPKB jaminan nasabah.

Sementara diakui Adi,  sebagian hasil curian seperti CPU dijual ke salah satu percetakan di jalan A Yani Km 1 Banjarmasin. Sisanya seperti sepedamotor masih disimpan di rumah Burung, otak pelaku pencurian. Selanjutnya uang tersebut dibagi-bagi untuk berfoya foya.

“Hasilnya sempat kita bagi namun tidak rata juga. Masing-masing ada jatahnya sendiri, atas perbuatan ini sekarang saya hanya bisa pasrah dan menyesal atas perbuatan yang kami lakukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, BPR Gawi Sabumi Mandarsari (GSM) yang berlokasi di Jalan Veteran Sungai Sipai Kabupaten Banjar, Kamis (11/4) dini hari. Dari laporan pihak BPR, satu unit motor yang merupakan inventaris kantor dari hasil sitaan serta beberapa jaminan kredit nasabah hilang. Total kerugian yang dialami mencapai Rp 27,3 juta.

Pelaku diduga melancarkan aksinya dengan cara membobol pintu depan BPR. Karena kondisi pintu tersebut mengalami kerusakan.

Marketing BPR Gawi Sabumi Mandar, Rahmad Ridho mengatakan, dirinya menerima telepon dari rekannya yang sehari-hari sebagai Kasir sekitar pukul 08.00 Wita. Rekannya itu melihat pintu depan kantor sudah terbuka.

“Setelah kami masuk ke dalam, melihat dua buah sepeda motor Satria F tahun 2010 dan Shogun 2004 tidak ada di tempatnya. Tapi ternyata Shogun ditemukan di samping kantor kemungkinan karena bensinnya habis sehingga tidak bisa dibawa kabur,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattannete melalui Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Sofyan mengatakan, polisi menerima kasus pembobolan BPR tersebut pada siang hari. “Benar kita terima laporan dari karyawannya pada siang hari sekitar pukil 14.00 Wita,” ujarnya.

Hilangnya sejumlah barang di Bank BPR, bermula saat pelapor dan seorang saksi hndak membuka pintu kantor sekitar pukil 07.57 Wita. Saksi terkejut melihat pintu Bank BPR tersebut yang terbuat dari besi sudah dalam keadaan terbuka. “Melihat kejadian tersebut pelapor dan saksi memeriksa keadaan sekitar dan ternyata barang-barang yang disebutkan tadi di atas sudah hilang atau tidak ada lagi,” lanjut Kasat Reskrim. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->